KOTA

Kompetisi Sepakbola Antar Kecamatan Bakal Jadi Ajang Tahunan

PALEMBANG, MataPublik.co – Pemerintah Kota (Pemkot) Palembang melalui Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kota Palembang merencanakan akan menjadikan event kompetisi sepakbola antar kecamatan se-Kota Palembang sebagai ajang tahunan.

“Kegiatan ini akan direncanakan berjalan secara bergilir tiap tahun. Tujuannya sendiri yakni memberikan kesempatan kepada anak yang tergabung dalam klub sepakbola untuk menunjukkan kepiawaiannya dalam bermain sepakbola, serta dalam menemukan bibit atlet terbaik,”ujar Kepala Dispora Kota Palembang, Ahmad Djazuli dalam pembukaan turnamen sepakbola antar kecamatan se-Kota Palembang di Stadion Kamboja, Selasa (17/4).

Djazuli mengatakan, turnamen ini merupakan kompetisi pertama untuk memperebutkan piala bergilir dan piala tetap. Di tahun 2018, turnamen ini diikuti oleh 16 tim dari tiap kecamatan yang ada di Kota Palembang. “Ada dua kecamatan yang tidak mengirim peserta karena masalah teknis,” kata dia.

Selain itu, penyelenggaraan kegiatan ini dianggarkan melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kota Palembang. Dan pihaknya sangat berterima kasih dengan adanya penambahan uang pembinaan dari Sekda Kota Palembang, sehingga juara pertama akan mendapatkan uang pembinaan sebesar Rp5 juta. “Ini juga wujud komitmen Dispora sebagaimana yang disepakati dengan Pak Harnojoyo waktu itu di mana kami akan membina sepakbola dan pencak silat untuk dapat mengharumkan nama Kota Palembang,” tambahnya.

Sekda Palembang Harobin Mastofa menendang bola sebagai pertanda dibukanya Kompetisi Sepakbola Antar Kecamatan se-Kota Palembang, Selasa (17/4). foto istimewa

Sementara itu, sebagai komitmennya untuk memajukan persepakbolaan dan mencari benih atlet terbaik, Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Palembang Harobin Mastofa rela merogoh kocek pribadinya guna menambah uang pembinaan pemenang turnamen sepakbola antar kecamatan se-Kota Palembang.

Dalam sambutannya, pejabat Aparatur Sipil Negara (ASN) tertinggi di Kota Palembang ini menanyakan besaran uang pembinaan yang akan diterima pemenangnya. Saat mendengar angka uang pembinaan yang akan diterima pemenang dari pihak penyelenggara, Harobin merasa angka tersebut masih terbilang kecil untuk peserta turnamen piala bergilir Walikota Palembang tersebut. “Kecil sekali itu, masih kurang untuk pembinaannya. Untuk makan bakso saja untuk para pemain dan officialnya sekali makan langsung putus,” candanya dalam kata sambutan.

Oleh sebab itu, dirinya tergerak untuk menambahkan uang pembinaan bagi para pemenang. Tak tanggung-tanggung, untuk juara pertama ia menambahkan Rp1,5 juta, juara kedua sebesar satu juta rupiah dan juara ketiga senilai Rp500.000 dari kantong pribadinya. Hal ini ia tujukan untuk menambah semangat para pemain saat bertanding.

Harobin berpesan agar para peserta dapat bertanding dengan semangan dan fairplay. Bahkan para wasit pun ia minta untuk dapat memimpin jalannya pertandingan dengan jujur dan tidak berat sebelah. “Saya mewakili Pemerintahan Kota Palembang sangat mengapresiasi adanya kegiatan ini. Saya minta juri untuk jujur, jangan mentang-mentang satu kecamatan dengan pemain sehingga terjadi keberpihakan,” imbaunya. (yri)

Tags
Show More

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Close