WISATA

Indonesia Masih Dianggap Negeri Paling Aman di Dunia

Hasil Jajak Pendapat Gallup Global Law and Order Menempatkan Indonesia di Urutan ke-9

MataPublik.co – Indonesia ternyata masih dianggap termasuk negeri yang paling di dunia untuk dikunjungi. Gallup Global Law and Order melakukan jajak pendapat terkait negara teraman di dunia. Jajak pendapat ini melibatkan sekitar 148 ribu orang dewasa yang tersebar di 142 negara dan/atau area pada 2017. Hasil yang diperoleh didapat dari responden yang merasa aman saat keluar di malam hari dan tidak merasa waswas akan tindak kejahatan di daerahnya.

Selain rasa aman saat keluar di malam hari, tiga pertanyaan lain yang diajukan dalam jajak pendapat ini adalah terkait rasa percaya terhadap pihak kepolisian, seberapa banyaknya kasus pencurian yang terjadi, dan seberapa banyaknya kasus penyerangan atau perampokan terjadi.

Pertanyaan-pertanyaan tersebut dilakukan melalui telepon dan wawancara tatap muka pada sekitar 1.000 orang dewasa untuk setiap negara dan berusia setidaknya 15 tahun. Hasilnya berdasarkan total sampel nasional orang dewasa dengan batas sampling errorberkisar dari ± 2,1% hingga ± 5,6% dan dengan tingkat kepercayaan diri (confidence level) 95%.

Hasil keseluruhan mengungkapkan bahwa 69% orang di dunia merasa percaya terhadap polisi lokal dan 68% orang di dunia juga merasa aman berjalan di malam hari. Sementara untuk kasus pencurian atau perampokan menyatakan bahwa 5% orang di dunia mengalaminya pada setahun terakhir. (iut)

 

Berikut adalah daftar 10 negara teraman versi Gallup Global Law and Order.

  1. Singapore dengan nilai index 97
  2. Norway dengan nilai index 93
  3. Iceland dengan nilai index 93
  4. Finland dengan nilai index 93
  5. Uzbekistan dengan nilai index 91
  6. Hong Kong dengan nilai index 91
  7. Switzerland dengan nilai index 90
  8. Canada dengan nilai index 80
  9. Indonesia dengan nilai index 89
  10. Denmark dengan nilai index 88

 

 

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Close