PENDIDIKANPOLITIK

Ansori Batal Nyaleg Tetap Pilih Jadi PNS

MataPublik.co, PALEMBANG – Kepala SMP Negeri 3 Palembang, M Ansyori  beberapa waktu lalu sempat menghebohkan dunia pendidikan,  mencalonkan diri sebagai Calon Legislatif (caleg).  Beberapa waktu lalu dia telah dinonaktifkan sebagai Kepala SMP Negeri 3 Palembang.

Hal ini dikatakan Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) kota Palembang, Ahmad Zulinto usai pembukaan HUT SMP Xaverius Maria Palembang  ke 70 tahun.

“Sudah kita nonaktifkan, persoalan dia memutuskan masih ingin maju jadi caleg atau tidak itu terserah dia. Dan kita sudah lakukan tindakan dengan menonaktifkan dia sebagai kepala SMP Negeri 3 Palembang,” tegas Zulinto.

Dalam penetapan Undang-undang, PNS yang ikut mencalonkan diri sebagai caleg maka ia harus resign dari jabatan PNS. “Kalau dia mengundurkan diri sebagai caleg, dia tetap jadi PNS, tapi harus ada surat pengunduran diri sebagai caleg,” jelasnya lagi.

Lihat Juga  Pemerintah Kota Palembang Dukung Prestasi Anak di bidang Akademik maupun Olahraga

Ia juga menjelaskan jika dirinya telah menandatangani Surat Keputusan (SK) Pelaksana Harian (Plh) Kepala SMP Negeri 3 Palembang sebagai pengganti kepala sekolah yang lama.

“Jadi sekarang ini, dia jadi guru biasa di sekolahnya. Kalau dia tetap ingin jadi caleg, dia harus berani ambil resiko,” tutupnya.

Sementara itu, M Ansyori, Kepala SMAN 3 Palembang saat ini diketahui telah mengundurkan diri sebagai caleg. Ia merasa bahwa menjadi PNS jaminannya lebih pasti.

“Saya sudah mundur jadi caleg, karena tugas ini sudah saya jalankan selama 37 tahun, saya lebih memilih tetap jadi PNS,” jelasnya.

Lihat Juga  Pemekaran Kabupaten Gelumbang Disetujui DPRD Sumsel

Kemudian Ansyori menjelaskan ketidak tahuan dirinya tentang Standar Operasional Prosedur (SOP) ketika PNS mencalonkan diri sebagai bakal caleg.

“Jadi saya pensiun itu tanggal 1 April, pemilihan legislatif tanggal 17 April, jadi saya fikir itu tidak masalah, terus juga ada orang KPU yang mengatakan bahwa mereka menunggu SK Pensiun saya terbit. Jadi saya coba-coba dan tidak begitu paham tentang prosedur yang benarnya seperti apa, juga tidak tahu akan menimbulkan kehebohan seperti sekarang ini,” tutupnya. (iuy)

Reporter : Siti Umnah

Show More

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Lihat Juga

Close
Close