FOTO PERISTIWAINTERNATIONALTEKNO & OTOMOTIF

Dua Pesawat Militer AS Tabrakan, 7 Awak Hilang

MataPublik.co, TOKYO – Setidaknya tujuh orang hilang usai dua pesawat korps marinir Amerika Serikat dilaporkan bertabrakan di lepas pantai Jepang pada Kamis (5/12).

Korps Marinir melaporkan bahwa insiden ini terjadi ketika para awak pesawat tersebut melakukan latihan rutin. Seorang pejabat AS mengatakan kepada Reuters bahwa insiden itu terjadi pada pukul 02.00 waktu setempat, setelah pesawat lepas landas dari Pangkalan Udara Marinir Iwakuni.

Pejabat tersebut enggan menjelaskan penyebab kecelakaan, tapi mengonfirmasi bahwa insiden tersebut melibatkan satu jet tempur F-18 dan pesawat pengisi bahan bakar KC-130 dengan total awak tujuh orang. Salah satu pejabat AS lainnya mengatakan kepada AFP bahwa insiden tersebut terjadi ketika kedua pesawat melakukan operasi pengisian bahan bakar.

Ia memastikan bahwa tim SAR Jepang langsung merespons dan melakukan upaya pencarian di koordinat terakhir kedua pesawat. Sementara itu, korps marinir AS juga langsung menggelar penyelidikan lebih lanjut.

 

Diketahui, sebuah jet tempur Amerika Serikat dilaporkan jatuh di perairan selatan Okinawa, Jepang, pada Senin (12/11), tak lama setelah pesawat F-16 Negeri Paman Sam kecelakaan di Laut Singapura.

Kementerian Pertahanan Jepang menyatakan dua kru pesawat berhasil diselamatkan dalam insiden itu. Juru bicara Kemhan Jepang, Osamu Kosakai, mengatakan pesawat tersebut jatuh sekitar 250 kilometer dari timur atau tenggara Ibu Kota Naha, Okinawa, sekitar pukul 11.45 siang waktu lokal.

Lihat Juga  Dihadang, TNI Baku Tembak dengan Kelompok Separatis

“Dua kru pesawat berhasil keluar dan diselamatkan oleh helikopter militer AS,” tutur Kosakai kepada AFP. Dia menambahkan insiden itu disebut tidak membahayakan kedua pilot. Menurut dia, kecelakaan terjadi akibat masalah pada mesin pesawat.

Sementara itu, petugas penjaga pantai mangatakan pihaknya tengah mengirim “sebuah pesawat ke lokasi kejadian guna meninjau apakah ada puing pesawat atau tumpahan minyak.”

Okinawa telah lama menjadi salah satu basis militer AS di Negera Matahari Terbit itu. Pulau di selatan Jepang itu setidaknya menampung sekitar 47 ribu personel AS.

Selama puluhan tahun terakhir, warga Okinawa telah menuntut pemindahan sejumlah pangkalan militer menyusul kecelakaan militer di wilayah tersebut.

Tak sedikit pula oknum personel militer AS yang tinggal di Okinawa dikabarkan kerap melakukan tindak kejahatan terhadap warga sekitar.

Insiden jet tempur jatuh ini merupakan yang kedua kalinya terjadi di awal pekan ini. Di hari yang sama, jet tempur F/A-18 Khusus Kapal Induk (CVW) milik Angkatan Laut Amerika Serikat juga jatuh saat melakukan latihan rutin di Laut Filipina. Kedua awak dikabarkan selamat dalam kejadian itu.

Lihat Juga  Heboh, Bendera Israel Muncul Ditengah Bendera Peserta Asian Games

Angkatan Laut AS menyatakan kedua pilot langsung ditemukan dan diselamatkan oleh pesawat penyelamat dari kapal induk USS Ronald Reagan, yang baru saja menyelesaikan latihan perang Keen Sword 2018 bersama Angkatan Laut Jepang. Kabarnya jet tempur itu mengalami masalah teknis.

“Para kru pesawat segera diselematkan oleh pesawat pencari dan penyelamat CVN 76 dari USS Ronald Reagan, mereka dibawa ke atas kapal untuk mendapat perawatan medis. Kedua pilot dalam keadaan baik,” kata Panglima Armada Ketujuh (7th) Angkatan Laut Amerika Serikat melalui keterangan resmi mereka.

Kecelakaan militer ini bukan yang pertama kali dialami angkatan laut AS. Pada Agustus 2017 lalu, kapal perang USS John McCain bertabrakan dengan kapal tanker di perairan Singapura, tepatnya di timur Selat Malaka.

Insiden tersebut menjadi yang keempat kalinya dialami kapal perang AS di perairan Asia sepanjang 2017. Akibat kecelakaan itu, Angkatan Laut AS mencopot Laksamana Madya Joseph Aucoin dari posisinya sebagai komandan Armada Ketujuh Angkatan Laut AS.

(iuy)

Show More

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Close