PALEMBANG

Naik Ketek, Fitrianti Serap Aspirasi Warga Karya Jaya

MataPublik.co, PALEMBANG – Wakil Wali Kota Palembang, Fitrianti Agustinda menyatakan perlu pemerataan pembangunan, terutama infrastruktur, di Kelurahan Karya Jaya, Kecamatan Kertapati.

Antara lain pembangunan jembatan. Misalnya, ada akses jalan yang terputus antara kawasan Muara Kelingi dan Padada Bungkuk.

“Memang belum ada jembatan di jalan yang terputus ini,” ujar Fitrianti, dalam kegiatan berkantor di Kelurahan Karya Jaya, Senin (25/3/2019).

Kondisi ini tentu menyulitkan aktivitas keseharian masyarakat sekitar kawasan. Seperti anak-anak sekolah mesti menyeberang sungai.

Fitrianti menginginkan setiap warga Palembang bisa merasakan pembangunan infrastruktur yang gencar dilakukan Pemkot Palembang saat ini.

“Semua warga berhak merasakan manfaat pembangunan, tanpa terkecuali warga di pelosok. Saya akan sampaikan semua ini kepada Wali Kota kita untuk ditindaklanjuti. Agar masyarakat di sini bisa nyaman beraktivitas,” ujar Fitrianti pula.

Wanita berjilbab ini, dengan menumpang ketek, sekitar 10 menit meyusuri Sungai Keramasan, Kertapati, untuk bersilaturahmi dengan warga sekitar sekaligus melihat langsung kondisi dan menyerap aspirasi warga.

Kesempatan bertemu Wakil Wali Kota Palembang dimanfaatkan betul oleh warga Karya Jaya.

Ada pegawai kelurahan yang mengalami kesulitan karena harus absen di kantor camat. Setelah itu pegawai bersangkutan kembali lagi ke kantor lurah.

“Ini tentu sangat memakan waktu. Banyak waktu yang terbuang. Apalagi kalau jarak tempuh dari kantor lurah ke kecamatan cukup jauh. Jangan sampai ini menjadi kendala dalam melayani masyarakat,” kata Fitrianti.

Ia melanjutkan, “Akan saya sampaikan ke dinas terkait, nanti pegawai kelurahan tidak lagi harus absen finger print di kantor kecamatan. Cukup di kelurahan masing-masing. Ini akan kita perjuangkan.”

Jaswati, 57 tahun, seorang petani, mengharap Pemkot Palembang segera mewujudkan pembangunan jembatan akses.

“Ya, ongkos untuk menyeberang antara Jalan Muara Kelingi dan Jalan Padada Bungkuk sebesar 4 ribu pulang pergi. Belum lagi kami juga menitipkan kendaraan, ongkosnya Rp 5 ribu tiap hari.”

“Jadi, kami sangat banyak sekali pengeluaran. Mudah-mudahan dengan adanya silahturahmi bersama ibu Wakil Wali Kota ini bisa menjawab semua keluhan kami,” kata Jaswati. (iuy)

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Close