ENTERTAINMENT

Ranau Lake GranFondo 2019 Bangkitkan Potensi Pariwisata Sumsel

MataPublik.co, PALEMBANG –  Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) bersama Pemkab OKU Selatan akan menggelar Ranau Lake GranFondo 2019, merupakan event bersepeda rekreasi dalam jumlah yang besar dengan peserta minimal 300 sampai ribuan pesepeda pada bulan Agustus mendatang.

Event yang bertujuan membagkitkan potensi wisata alam Danau Ranau itu didukung penuh Kementerian Pariwisata RI. Sejumlah persiapan telah dilakukan diantaraya survei lokasi oleh Tim GranFondo Indonesia memetakan 155 Kilometer jalur lintasan yang akan dilalui peserta

“Rencana dilaksanakannnya ini berawal dari pertemuan saya dengan Meteri Pariwisata Arif Yahya di bandara. Beliau menanyakan event apa lagi yang bisa digelar di Sumsel. Saya melihat begitu banyak potensi yang ada di Sumatera Selatan ini, salah satunya potensi wisata alam Danau Ranau. Ide ini juga disambut baik Bupati dan masyarakat OKU Selatan,” ungkap Gubernur Sumsel Herman Deru saat memimpin rapat koordinasi pelaksanaan Ranau Lake GranFondo 2019 Kabupaten OKU Selatan di Ruang Rapat Griya Agung Palembang, Senin malam (25/3/2019).

Rapat Koordinasi itu dihadiri langsung Inspektur Kementerian Pariwisata (Kemenpar) RI, Bayu Aji, Bupati OKU Selatan Popo Ali Martopo, Tim GranFondo Indonesia, serta OPD terkait dilingkungan Pemerintah Provinsi Sumsel dan Kabupaten OKU Selatan.

Gubernur Sumsel Herman Deru mengatakan, mengenai infrastruktur penunjang seperti jalan yang akan dilalui pesepeda ada beberapa yang harus diperbaiki. Menurutnya, Pemerintah Provinsi bersama Kabupaten OKU Selatan akan segera menyelesaikan permasalahan tersebut.

“Sesuai dengan paparan tadi bahwa ada yang harus dikenai seperti infrastruktur jalan segera diperbaiki, termasuk rambu jalan, Guard Rail (Pagar pengaman jalan) dan lampu penerangan jalan akan kita bantu, yang terpenting event ini harus bisa terlaksana,” tegasnya.

“Arahan saya kepada bapak Bupati OKU Selatan untuk mempersiapkan mental masyarakat setempat menyambut event yang akan diikuti peserta dari dalam dan luar negeri ini,” ujar Herman Deru.

Dikesempatan ini ia menyarankan Bupati OKU Selatan untuk tetap memeprtahankan beberapa kearifan lokal disekitar Danau Ranau seperti tempat menginap para peserta bisa disiapkan rumah-rumah penduduk dan memberdayakan homestay yang ada. “Kenapa kita tidak harus membangun hotel yang besar-besar, karena sebagaian besar peserta dari dalam dan luar negeri tentu mungkin lebih memnginginkan  keaslian kearifan lokal yang ada,” terangnya.

Dalam pertemuan itu, Gubernur Herman Deru juga menginstruksikan agar memasukan nama Sriwijaya pada Ranau Lake GranFondo 2019 OKU Selatan. “Selama ini kan brandingnya Danau Ranau itu ada di Lampung, padahal sebenarnya ada di Sumatera Selatan. Saya bilang tadi tempelkan nama Sriwijaya pada nama event ini. Misalnya Ranau GranFondo Sriwijaya atau seperti apa saja asal dimasukan nama Sriwijaya. Jadi ada alasan juga Gubernur mendorong itu,” pinta Herman Deru.

Sementara itu, Inspektur Kemenpar RI, Bayu Aji mengatakan, pada prinsipnya Kemenpar akan mendukung penuh  Ranau Lake GranFondo 2019 OKU Selatan. Dalam waktu dekat pihaknya akan mengundang Bupati OKU Selatan untuk hadir di jakarta bertemu dengan Deputi Pemasaran Kemenpar membahas lebih lanjut persiapan yang harus disiapkan kedepannya.

“Prinsipnya kami dari Kementerian Pariwisata akan mendukung. Keinginan kita bagaimana dengan Ranau Lake GranFondo ini nanti digarapkan dapat menjadi penyungkit bagi perkembangan tempat wisata di Sumatera Selatan karena kita melihat Danau Ranau ini memiliki satu potensi wisata yang sangat besar,” terang Bayu Aji. (rel)

Tags

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Close