ENTERTAINMENT

Ibukota Jakarta Dikepung 32 Titik Banjir

MataPublik.co, JAKARTA –   Pusdalops BPBD DKI Jakarta mencatat, daerah terdampak banjir pada Jumat (26/4) terdiri dari 32 titik banjir. Titik Banjir tersebut berada di Wilayah Jakarta Selatan dan Jakarta Timur.

Di wilayah Jakarta Selatan, tulis keterangan resmi dari BNPB, titik banjir terjadi di RW 01, 02, 011 Kel. Pengadegan, RW 01, 03, 07 di Kel Rawa Jati, RW 01 di Kel Cikoko, dan RW 010 di Kel Kebon Baru, dengan ketinggian banjir rata-rata 10-250 cm. Sedangkan untuk Wilayah Jakarta Timur tepatnya di RW 01, 02, 03, 05, 08, 012 Kel. Cawang, RW 01, 02, 04, 05 Kel. Balekambang, RW 05, 06, 07, 015, 016 Kel. Cililitan, RW 04 s.d RW 08 Kel. Kamp. Melayu dan RW 06,07,011,014 Kel. Bidara Cina, dengan ketinggian banjir rata-rata 10-250 cm.

Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB Sutopo Purwo Nugroho mengatakan, pompa telah disiapkan Dinas SDA sebanyak 133 unit pompa mobile dan 465 unit pompa stasioner yang tersebar di 164 lokasi. Dinas SDA melalui Satgas SDA Kecamatan melakukan penanganan banjir di lokasi dengan penyedotan menggunakan pompa serta pembersihan tali-tali air dibantu PPSU Kelurahan dan Dinas Lingkungan Hidup melakukan pengangkutan sampah-sampah akibat banjir.

Sementara itu, kata Sutopo, 285 KK dan 2258 Jiwa mengungsi akibat banjir pada Jumat (26/4). Saat ini lokasi pengungsi berada di 12 titik lokasi yang terdiri dari 2 titik lokasi di Jakarta Selatan dan 10 titik lokasi di Jakarta Timur.

“Upaya penangan banjir telah dilakukan sejak semalam saat terjadi kenaikan Siaga 1,” kata Sutopo.  BPBD DKI Jakarta melalui UPT Pusat Data dan Informasi Kebencanaan memberikan peringatan dini kepada masyarakat yang berada di bantaran sungai Ciliwung melalui SMS Blast saat Bendung Katulampa dan Pintu Air Depok mengalami kenaikan status Siaga menjadi Siaga 1. “Tim Piket BPBD melakukan assessment dan koordinasi dengan Kelurahan terdampak,” katanya.

Evakuasi warga terdampak, lanjut Sutopo, dilaksanakan oleh BPBD, Dinas Gulkarmat, Dinas Kesehatan, Dinas Kehutanan, Basarnas, PMI, petugas dari Unsur kelurahan, Satpol PP, PPSU, Babinsa, dan masyarakat. Sementara Dinas Sosial Provinsi dan Suku Dinas Sosial Jakarta Selatan dan Jakarta Timur mengirimkan bantuan logistik, makanan siap saji, dan mendirikan tenda pengungsi serta dapur umum untuk pengungsi akibat bencana banjir.

“PT PLN Persero juga membantu proses pemadaman aliran listrik di wilayah yang terdampak banjir. Penanganan darurat masih terus dilakukan oleh BPBD dan aparat lain,” kata Sutopo. (iuy)

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Close