SUMSEL

Ratusan Kendaraan Terjebak Macet dari Medan ke Tebingtinggi

MataPublik.co, MEDAN – Ratusan kendaraan dari arah Medan menuju Tebingtinggi terjebak macet sepanjang 2 kilometer. Antrean panjang terjadi di pintu keluar tol Tebingtinggi pada Jumat (7/6). Para pengendara harus mengantre lebih dari sejam untuk sampai ke pintu keluar.

Direktur Operasional Ruas Tol Tebing Tinggi, Agus Cholid, mengungkapkan, antrean panjang di pintu keluar tersebut karena adanya peningkatan volume kendaraan. “Jumlah kendaraan yang melewati tol naik signifikan sejak Kamis kemarin,” katanya.

Sejak kemarin, lebih dari 46.000 kendaraan melintas di ruas tol Medan-Tebingtinggi. Sementara hari ini kepadatan kendaraan diperkirakan akan mencapai lebih dari 48.000.

Selain peningkatan jumlah kendaraan, kemacetan tersebut juga terjadi karena ada penyempitan di Jalan Lintas Sumatera menuju Kota Tebingtinggi, yang berdekatan dengan akses pintu masuk-keluar tol Tebingtinggi. Kemacetan di jalan itu merembet hingga ke jalur tol.

Tingginya volume kendaraan ini diduga masih banyaknya warga yang melakukan mudik ke kampung halaman maupun mudik jarak dekat, serta berlibur.

Selain itu, antrean panjang di pintu keluar juga disebabkan banyaknya pengguna tol yang melakukan isi ulang kartu tol di pintu keluar. Upaya antisipasi yang dilakukan pihaknya adalah menyediakan mobile reader atau alat top up. Harapannya alat ini bisa mengurangi antrian di pintu keluar tol saat transaksi nontunai.

“Kami juga menyarankan pengendara untuk memperhatikan saldo e-tol, agar tidak repot mengisi ulang di pintu tol yang menyebabkan kemacetan,” ungkapnya.

Selain di pintu keluar Tol Tebingtinggi, penumpukan kendaraan juga terpantau di pintu masuk Tol Amplas. Penumpukan ini terjadi karena banyaknya kendaraan yang hendak ke sejumlah daerah wisata di Deliserdang, Serdangbedagai, Pematang Siantar, Kisaran, Parapat dan daerah lainnya, melalui ruas tol Medan-Tebingtinggi. (aza)

Tags

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Close