PALEMBANG

Tingkatkan Keterampilan Perajin Sandang Tumbuhkan Wirausaha

MataPublik.co, PALEMBANG – Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan melalui Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Provinsi Sumsel bekerjasama dengan Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD) Provinsi Sumsel mengadakan bimbingan teknis diversifikasi produk sandang khas Sumsel bagi Industri Kecil Menengah (IKM) dalam rangka meningkatkan keterampilan perajin bidang sandang dan menumbuhkan wira usaha baru di Provinsi Sumsel.

Kegiatan tersebut berlangsung 8 sampai 10 Juli 2019 dibuka langsung Ketua Harian Dekranasda Provinsi Sumsel, Hj. Ernila Lizar bersama Kepala Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Regional 7 Sumbagsel, Panca Hadi Suryanto di Aula SMKN 6 Palembang, Senin (8/7/2019). Peserta bimtek terdiri dari masyarakat industri kerajinan bordir dan fashion siap pakai.

Ketua Harian Dekranasda Provinsi Sumsel, Hj. Ernila Lizar mengatakan, latarbelakang dilaksanakan bimtek tersebut untuk memanfaatkan bahan baku dari daerah Sumsel dan mencari peluang pasar dari kerajinan yang terbuat dari produk sandang yang ada di Sumsel.

Menurutnya, hal ini seiring dengan misi utama pembangunan Provinsi Sumsel yakni membangun sektor ekonomi kerakyatan serta salah satu misi Dekranasda Provinsi Sumsel yakni meningkatkan kualitas produk kerajinan, keterampilan perajin dan inovasi teknologi dan promosi. “Bimtek ini sangat cocok untuk menciptakan wira usaha baru maupun meningkatkan daya saing produk khususnya produk sandang,” ungkapnya.

Ernila Lizar menambahkan, hingga tahun 2019 ini jumlah IKM di Sumsel mencapai 65.692 Unit Usaha dengan total penyerapan tenaga kerja mencapai 216.824 orang. menjadi kekuatan dalam memberikan kontribusi dalam mewujudkan kemandirian ekonomi Sumsel. “Kita harapkan kepada peserta bimtek agar pengetahuan yang didapat terus dikembangkan untuk mewujudkan wira usaha baru dan meningkatkan daya saing produk sandang,” harapnya.

Sementara itu, Kepala OJK Regional 7 Sumbagsel, Panca Hadi Suryanto mengatakan, TPAKD Provinsi Sumsel terbentuk sejak Maret 2016 lalu terdiri dari instansi vertikal yang ada di Sumsel seperti OJK, Bank Indonesia, perbankan dan lembaga jasa keuangan lainnya serta Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dilingkungan Pemerintah Provinsi Sumsel.

Menurut Panca, salah satu program kerja TPAKD Provinsi Sumsel adalah mendukung program kegiatan yang bisa menundukung pertumbuhan ekonomi dan meningkatkan kesejateraan masyarakat.

“Bimtek ini sebagai salah satu bentuk perwujudan kegiatan TPAKD. Melalui bimtek ini kita harapkan pengusaha IKM di Sumsel dapat meningkatkan daya saing khususnya produk sandang hinggga mampu bersaing dikanca nasional,” ujar Panca Hadi Suryanto. (inm)

Tags

Related Articles

Close