NASIONAL

Satu Capim KPK dari TNI Gugur, 13 dari Polri Lolos Semua

MataPublik.co, JAKARTA  – Panitia Seleksi Calon Pimpinan Komisi Pemberantasan Koruspi (Pansel Capim KPK) meluluskan 192 pendaftar dalam seleksi administrasi. Sebanyak 13 peserta yang lulus itu berasal dari kepolisian.

Di antara mereka ada Deputi bidang Identifikasi dan Deteksi BSSN Irjen Pol Dharma Pongrekun; Wakabareskrim Polri, Irjen Pol Antam Novambar; Analis Kebijakan Utama Bidang Bindiklat Lemdiklat Polri, Brigjen Pol Juansih, dan; Wakapolda Kalimantan Barat, Brigjen Pol Sri Handayani.

Selain dari Polri, Pansel Capim KPK juga meloloskan 13 orang pendaftar dari internal KPK. Di antara mereka ada Wakil Ketua KPK Basaria Panjaitan, Laode Muhammad Syarif, dan Alexander Marwata. Pansel juga meloloskan nama-nama lain, seperti Deputi Pencegahan KPK, Pahala Nainggolan, serta; Direktur Pendidikan dan Pelayanan Masyarakat Komisi Pelayanan Masyarakat KPK, Giri Suprapdiono.

Direktur Pembinaan Jaringan dan Kerja Sama Antarkomisi dan Instansi (PJKAKI) KPK, Sujanarko, juga lulus seleksi tahap awal itu.

Panitia Seleksi Calon Pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi mengumumkan sebanyak 192 orang lolos seleksi administrasi untuk menjadi calon komisioner KPK periode 2019-2023. “Calon pimpinan KPK masa jabatan tahun 2019-2023 dimulai 17 Juni pukul 09.00 WIB sampai 4 Juli 2019 pukul 23.59 WIB total pendaftar berjumlah 376 orang dan yang lolos adalah 192 orang,” kata Ketua Pansel Capim KPK Yenti Garnasih dalam konferensi pers di gedung Sekretariat Negara (Setneg) Jakarta, Kamis (11/7).

Hasil tersebut diumumkan bersama anggota pansel lainnya, yaitu Harkristuti Harkrisnowo, Marcus Priyo Gunarto, Mualimin Abdi, Hendardi dan Al Araf. “Komposisi pendaftar yang lulus seleksi adalah 180 orang laki-laki dari 349 orang pendaftar dan 12 orang perempuan dari 27 orang pendaftar,” ungkap Yenti.

Sedangkan berdasarkan latar belakang profesi yaitu:

  • Akademisi/dosen: 40 orang (dari 76 pendaftar)
  • Advokat/konsultan hukum: 39 orang (dari 63 pendaftar)
  • Korporasi (swasta/BUMD/BUMN): 17 orang (dari 40 pendaftar)
  • Jaksa/hakim: 18 orang (dari 20 pendaftar)
  • Anggota TNI: tidak ada yang lulus (dari 1 orang pendaftar)
  • Anggota Polri: 13 orang (dari 13 pendaftar)
  • Auditor: 9 orang (dari 11 pendaftar)
  • Komisioner/pegawai KPK: 13 orang (dari 18 pendaftar)
  • Lain-lain (PNS, pensiunan, wiraswasta, NGO, pejabat negara): 43 orang (dari 134 pendaftar).

Nama-nama pendaftar yang dinyatakan lulus seleksi administrasi diwajibkan mengikuti seleksi tahap berikutnya, yaitu uji kompetensi yang meliputi objective test dan penulisan makalah yang akan diselenggarakan pada 18 Juli 2019 pukul 08.00-13.00 WIB di Pusdiklan Kementerian Sekretariat Negara, Jalan Gaharu I Nomor 1 Cilandak.

Pansel juga mengharapkan masukan masyarakat terhadap nama-nama tersebut secara tertulis.

Masukan disampaikan langsung ke sekretariat pansel mulai 11 Juli 2019 sampai 30 Agustus 2019 pukul 16.00 WIB dengan alamat Kementerian Sekretariat Negara Gedung 1 Lantai 2, Jalan Veteran Nomor 18 Jakarta Pusat 10110 atau melalui email ke panselkpk2019@setneg.go.id. 

Panitia Seleksi Calon Pimpinan Komisi Pemberantasan Koruspi (Pansel Capim KPK) meluluskan 192 pendaftar dalam seleksi administrasi. Sebanyak 13 peserta yang lulus itu berasal dari kepolisian.

Di antara mereka ada Deputi bidang Identifikasi dan Deteksi BSSN Irjen Pol Dharma Pongrekun; Wakabareskrim Polri, Irjen Pol Antam Novambar; Analis Kebijakan Utama Bidang Bindiklat Lemdiklat Polri, Brigjen Pol Juansih, dan; Wakapolda Kalimantan Barat, Brigjen Pol Sri Handayani.

Selain dari Polri, Pansel Capim KPK juga meloloskan 13 orang pendaftar dari internal KPK. Di antara mereka ada Wakil Ketua KPK Basaria Panjaitan, Laode Muhammad Syarif, dan Alexander Marwata. Pansel juga meloloskan nama-nama lain, seperti Deputi Pencegahan KPK, Pahala Nainggolan, serta; Direktur Pendidikan dan Pelayanan Masyarakat Komisi Pelayanan Masyarakat KPK, Giri Suprapdiono. Direktur Pembinaan Jaringan dan Kerja Sama Antarkomisi dan Instansi (PJKAKI) KPK, Sujanarko, juga lulus seleksi tahap awal itu.

Panitia Seleksi Calon Pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi mengumumkan sebanyak 192 orang lolos seleksi administrasi untuk menjadi calon komisioner KPK periode 2019-2023. “Calon pimpinan KPK masa jabatan tahun 2019-2023 dimulai 17 Juni pukul 09.00 WIB sampai 4 Juli 2019 pukul 23.59 WIB total pendaftar berjumlah 376 orang dan yang lolos adalah 192 orang,” kata Ketua Pansel Capim KPK Yenti Garnasih dalam konferensi pers di gedung Sekretariat Negara (Setneg) Jakarta, Kamis (11/7).

Hasil tersebut diumumkan bersama anggota pansel lainnya, yaitu Harkristuti Harkrisnowo, Marcus Priyo Gunarto, Mualimin Abdi, Hendardi dan Al Araf. “Komposisi pendaftar yang lulus seleksi adalah 180 orang laki-laki dari 349 orang pendaftar dan 12 orang perempuan dari 27 orang pendaftar,” ungkap Yenti.

Nama-nama pendaftar yang dinyatakan lulus seleksi administrasi diwajibkan mengikuti seleksi tahap berikutnya, yaitu uji kompetensi yang meliputi objective test dan penulisan makalah yang akan diselenggarakan pada 18 Juli 2019 pukul 08.00-13.00 WIB di Pusdiklan Kementerian Sekretariat Negara, Jalan Gaharu I Nomor 1 Cilandak.

Pansel juga mengharapkan masukan masyarakat terhadap nama-nama tersebut secara tertulis.

Masukan disampaikan langsung ke sekretariat pansel mulai 11 Juli 2019 sampai 30 Agustus 2019 pukul 16.00 WIB dengan alamat Kementerian Sekretariat Negara Gedung 1 Lantai 2, Jalan Veteran Nomor 18 Jakarta Pusat 10110 atau melalui email ke panselkpk2019@setneg.go.id. (wpk/ant)

 

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Close