BANYUASINSUMSEL

Soal Dana Pinjaman Rp 288 Miliar, Ini Kata Kapolda Sumsel

 

PALEMBANG – Kopi 288 kembali panas, setidaknya puluhan Pemuda tergabung dalam Nasional Corruption Watch (NCW) menggelar aksi unjuk rasa didepan Kantor Polda Sumsel, Kamis (12/7/19). Dalam tuntutannya meminta Polda Sumsel mengusut tuntas pinjaman daerah sebesar Rp 288 miliar dan memanggil pejabat dan anggota DPRD Banyuasin yang melakukan pertemuan di hotel mewah di Palembang.

 

Ruben Al Kapiri selaku koordinator Lapangan, dalam orasinya menyampaikan, pertemuan pejabat tinggi dengan anggota DPRD di sebuah hotel mewah, diduga pertemuan mereka membahas soal pinjaman daerah 288 miliar.

 

“Kami meminta pihak Polda Sumsel, segera memanggil pejabat yang hadir di hotel tersebut. Agar persoalan ini terang benderang hingga ke ujung persoalan,” lugas dia.

 

Sementara itu, Rudi Koordinator aksi, di dampingi Eno Kurniawan, menyampaikan, pertemuan pejabat di hotel dengan jumlah beberapa komisi diduga membahas soal anggaran, adalah bentuk pelanggaran Undang – undang.

 

“ Ini tugas kita untuk mendorong pihak Tipikor Polda Sumsel, mengusut persoalan ini hingga ke akar akarnya. Bahwa kebijakan yang diambil tidak pro rakyat, sehingga hari ini kami turun ke jalan untuk menyuarakan perasaan ini,” tegas dia.

 

Sementara Kapolda Sumsel, Irjen Pol Drs Firli Msi, melalui Kabid Humas, Kombes Pol Drs Supriadi MM, melalui Kaur ops monitor bidang humas polda Kompol Suparlan, mengatakan apa yang disampaikan kawan – kawan tentu akan disampaikan dengan pimpinan.

 

“ Apa yang disampaikan rekan – rekan akan kami tindak lanjuti, mana kalah nanti di dalam penyelidikan ditemukan bukti yang cukup, maka akan diproses sesuai prosedur hingga ke tahap selanjutnya. Maka kami sampaikan kepada rekan – rekan tidak perlu ragu,” kata Kabid Humas, melalui, Kaur ops monitor bidang humas Polda Kompol Suparlan. (*)

 

Tags

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Close