BANYUASINSUMSEL

Ketika Hujan, Siswa Terpaksa Berhenti Belajar

 

 

BANYUASIN – Dunia pendidikan seyogyanya menjadi perhatian khusus pemerintah Kabupaten Banyuasin. Akan tetapi beda dengan gedung milik Sekolah Dasar Negeri (SDN) 7 Kecamatan Air Salek, jauh dari kata layak sebagai sarana Pendidikan.

 

Fitri, salah satu warga setempat, menuturkan, Pembangunan gedung SDN 7 Air Salek sejak zaman Kabupaten Musi Banyuasin (MUBA), namun hingga kini belum tersentuh Pembangunan dari Pemerintah Kabupaten Banyuasin.

 

“ Kami merasa iri dengan sekolah lainya, mendapatkan pembangunan setiap tahunnya, sedangkan Sekolah yang Berada di ujung Banyuasin ini (Desa Bintaran) belum mendapatkan prioritas Pembangunan,” keluh dia.

 

Lebih lanjut dia menjelaskan, Padahal sekolah ini satu – satunya sekolah yang ada di Desa tersebut.

 

“ Sekolah ini salah satu sekolah Dasar pertama berada di Desa, secara otomatis banyak siswa dan siswi bisa membaca dan menulis hasil dari buah karya tenaga pendidik,” ujar dia, seraya mengatakan, saat hujan siswa terpaksa mengungsi di kelas lainya, akibat atap dan plafon sekolah bocor.

 

Terpisah Emi Sumirta, Anggota DPRD Kabupaten Banyuasin, dari Fraksi PKB, mengatakan, sekolah berdiri di era Musi Banyuasin, selayaknya sudah mendapat bantuan pembangunan.

 

“ Pembangunan sekolah harus lebih memilih Urgensi, dimana sekolah SDN 7 Air salek sudah layak mendapatkan bantuan Pembangunan. Akan tetapi sekolah ini sudah 25 tahun tidak tersentuh Pembangunan. Kami meminta Instansi terkait lebih peka terhadap pembangunan fasilitas sekolah. Jangan sampai anggaran cukup besar terbuang sia – sia, karena pembangunan tidak tepat sasaran,” tegas Politisi PKB ini. (*)

Tags

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Close