BANYUASIN

Sajam Bukan Budaya Masyarakat Banyuasin

BANYUASIN – Jajaran Polres Banyuasin bersama Pemkab Banyuasin menggelar sosialisasi bahaya membawa senjata tajam di auditorium Setda Banyuasin, Selasa (3/3/2020).

Asisten 3 Setda Banyuasin, Babul Ibrahim menyebutkan jika menyelipkan sajam dan membawanya kemana-mana bukanlah bagian dari budaya Bumi Sedulang Setudung.

“Jelas sekali itu bukan budaya lama, tapi kebiasaan lama masyarakat kita. Padahal sajam itu sumber kejahatan yang muncul ketika ada orang yang membawa sajam,” ujar Babul Ibrahim mewakili Bupati Banyuasin H Askolani.

Hal yang sama disampaikan Kapolres Banyuasin AKBP Denny Sianipar SIK yang meminta masyarakat untuk tak membawa sajam.

“Tinggalkan kebiasaan itu, karena jika kedapatan aparat kepolisian bisa dijerat dengan UU Darurat No 12 tahun 1951. Itu ancamannya jelas yakni penjara selama 12 tahun,” tegas Kapolres. (aziz)

 

 

Tags

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Close