NASIONAL

7 Mahasiswa Sumsel Pulang dari Cina Ongkos Sendiri

MataPublik.co, Palembang — Tujuh mahasiswa asal Sumatra Selatan yang kuliah di Cina tiba di Kota Palembang, Sabtu (1/2). Kedatangan mereka pun langsung disambut oleh kantor kesehatan pelabuhan (KKP) kota setempat.

Sebelum meninggalkan Bandara Sultan Mahmud Badaruddin (SMB) II Palembang, tujuh mahasiswa yang terdiri dari 5 laki-laki dan dua perempuan dilakukan pemeriksaan terlebih dahulu oleh tim KKP. Mulai dari pemeriksaan suhu tubuh hingga kondisi kesehatan.

Menurut Adam Amrismafasyah (19), ia bersama teman-teman pulang dari Cina itu menggunakan ongkos sendiri. Sebab, kata mahasiswa asal Muara Enim itu, pemerintah hanya menjemput warga negara Indonesia (WNI) yang tinggal di Wuhan, Cina.

 Ya, kami pulang dengan ongkos sendiri karena yang dijemput pemerintah hanya yang tinggal di Wuhan. Kami memutuskan pulang juga karena kondisi di sana (Cina) sudah makin sulit,” ujar mahasiswa Jiansu Normal University Cina di Palembang.

Lihat Juga  Kapal Motor Star 58 Dikabarkan Hilang Kontak Sejak Tiga Hari Lalu

Ia menjelaskan, kondisi di tempat kuliahnya kini mulai ketat untuk aktivitas mahasiswa. Menurutnya, kondisi selama dua pekan terakhir sangat mengkhawatirkan karena pemberitaan terkait penyebaran virus corona yang makin meluas.

“Di tempat kuliah, pihak kampus membatasi gerak-gerik mahasiswa. Jadi, selama dua pekan itu dengan mahasiswa lainnya yang ada di Cina saling mengabari tentang update terbaru soal sesama warga Indonesia,” kata dia.

“Kalau saat ini aktivitas di kampus juga tidak aktif karena masuk masa libur semester. Kesulitan selama di sana, keluar dari asrama kampus. Apalagi angkutan subway dihentikan operasionalnya dan terpaksa naik taksi,” tambah dia.

Dia pun menambahkan, bahwa kondisi Kota Zinjiang, Provinsi Jiangsu, tempat ia tinggal menjadi sepi tanpa aktivitas. Dia menyebut, padahal kota itu penuh aktivitas sebelum virus yang mewabah di Cina itu menyebar. “Harga barang-barang kebutuhan ikut naik akibat kondisi itu. Di toko-toko pun sulit mencari bahan makanan, bahkan ada juga yang tidak jual lagi,” tutur dia.

Lihat Juga  Rekrutmen CPNS 2019 Bakal Digelar Akhir Tahun

Untuk diketahui, Pemerintah Indonesia mengevakuasi sebanyak 245 warga negara Indonesia (WNI) yang berada di Provinsi Hubei, Cina pada Sabtu (1/2). Proses evakuasi menggunakan pesawat berbadan lebar milik maskapai Batik Air.

Evakuasi WNI ini merupakan instruksi dari Presiden Joko Widodo. WNI dipulangkan pemerintah untuk menghindari terjangkit wabah virus corona. Badan Kesehatan Dunia (WHO) telah menetapkan situasi darurat global terkait mewabahnya virus corona. (rap)

 

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Back to top button

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker