Uncategorized

Baju Adat Warnai Upacara Peringatan Sumpah Pemuda

MataPublik.co, PALEMBANG – Seluruh siswa/i beserta civitas akademika SMKN 6 Palembang melakukan upacara dalam memperingati hari sumpah pemuda yang jatuh pada 28 Oktober lalu.

Namun ada yang nampak berbeda dalam upacara tersebut, pasalnya seluruh siswa/i memakai baju adat dari berbagai daerah di Nusantara. Sehingga terlihat suasana NKRI dalam upacara tersebut dan tidak ketinggalan, para petugas upacara pun juga memakai baju adat, Senin (29/10/18).

Semua siswa yang berpartisipasi dalam upacara dan lomba tersebut terlihat serasi dengan balutan busana kedaerahan.

Dengan hiasan wajah dan rambut yang ditata, semua siswa/i memberikan penampilan terbaik mereka saatberjalan diatas karpet merah agar bisa total dalam menampilkan ciri khas kostum dari daerah yang mereka kenakan.

Tidak ketinggalan, Kepala SMKN 6, Bambang Riadi, SPd, M.Pd Palembang juga mengenakan Kostum Khas Jawa. Ia juga sangat mengapresiasi kerja keras dan kemauan siswa dan siswinya dalam mewujudkan kesatuan NKRI melalui Hari Sumpah Pemuda pada tahun ini.

Lihat Juga  Tim Nasional Putri Sepakbola Dibantai Korsel 0-12

“Kita masih memperingati momen hari Sumpah Pemuda, makanya kita buat beda dari upacara biasanya,” katanya.

Pihak SMKN 6 Palembang menggelar kegiatan ini karena ingin menumbuhkan rasa nasionalisme dalam diri siswa melalui budaya. Pihak sekolah juga tidak menentukan muridnya harus memakai baju adat dari daerah mana.

Namun siswa harus menunjukkan kearifan lokal melalui kostum yang dikenakan. Maka itu, usai upacara para siswa ini melakukan fashion show di lapangan sekolah.

“Mungkin beberapa dari kita ada yang sebagian lupa tentang baju daerah dan filosofinya. Dalam momen ini, kita ingin mereka bisa mengingat kembali adat budaya kita terutama kepada siswa,” jelasnya.

Lihat Juga  Warga Minta Carikan Solusi Atasi Sampah di Pemukiman

Selain menggelar fashion show, siswa juga mengikuti lomba mading, pembacaan puisi, story telling dan pengucapan UUD dengan kostum pakaian adat.

“Saat upacara juga ada Pembina dari BNN. Dalam pesannya kita menyisipkan bagaimana kontribusi pemuda terhadap pembangunan Indonesia terutama di era millenial. Tentu saja tidak terkena dampak buruk seperti narkoba,” tambahnya.

Ia menambahkan, saat ini di SMKN 6 Palembang ada empat program keahlian dan merupakan sekolah yang menerima sertifikat LSP (Lembaga Sertifikasi Profesi).

“Sesuai dengan kurikulum yang baru, PK kecantikan kulit dan rambut kita gabung, kalau dulu pisah. Selain itu ada juga PK Jasa Boga, Perhotelan dan Tata Busana,” ungkapnya. (iuy)

Reporter : Siti Umnah

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Close