INTERNATIONAL

Banyak Jamaah Sakit karena Kelelahan Saat Melempar Jumrah

 MataPublik.co, MAKKAH –– Jamaah haji Indonesia banyak yang tumbang saat melakukan amalan haji melempar batu (jumrah) di Jamarat yang berbatasan dengan area Mekkah. Hal ini disebabkan oleh suhu tinggi yang terjadi selama proses pelemparan jumrah.

Banyak jamaah tumbang karena kelelahan dan heat stroke,” kata anggota tim Pertolongan Pertama Pada Jamaah Haji (P3JH), Pradipta Suarsyaf kepada Media Center Haji di Mina, Selasa (21/8) waktu setempat, seperti Ihram.co.

Berdasarkan pengamatan, Jamarat dengan tenda Mina tempat jamaah menginap setengah hari (mabit) berjarak sekitar dua sampai tiga kilometer. Total jarak Mina-Jamarat pulang pergi sekitar empat sampai enam kilometer dengan lintasan tergolong landai.

Lihat Juga  Kembangkan Perdagangan Karbon di RI, PLN Berguru dari Tiga Negara Eropa

Umumnya, jamaah bugar saat berangkat dari tenda tetapi keletihan saat harus kembali ke tenda. Akan tetapi, jamaah mengalami kendala terkena cuaca panas dan paparan cahaya matahari langsung yang terik dengan suhu lebih dari 40 derajat celcius.

Pradipta yang dalam beberapa kesempatan mendampingi pasien terkendala kesehatan mengatakan heat stroke mengancam jamaah Indonesia, sebab mereka harus berjalan jauh yang melelahkan di bawah terik matahari. Beberapa kasus, jamaah terkena heat stroke ditangani hingga cukup bugar untuk kembali ke tendanya di Mina.

Lihat Juga  Belgia Cukur Inggris 2-0 Tanpa Balas

Dia menyarankan agar jamaah tidak memaksakan kehendak jika kondisi fisik tidak memungkinkan apalagi sebelum berangkat sudah mengalami gejala demam, lemas, mual, muntah dan pingsan. Penting juga, lanjut dia, memperhatikan dan mengikuti saran dokter kelompok terbangnya. (iuy)

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Back to top button