NASIONAL

Banyak Pelanggaran, Pemilu Luar Negeri Harus Dievaluasi Menyeluruh

MataPublik.co, JAKARTA – DPP Partai Gerindra meminta pelaksanaan Pemilu di luar negeri khususnya di Malaysia dievaluasi secara mendalam dan menyeluruh karena masih adanya permasalahan dalam penyelenggaraannya.

“Gerindra minta pemerintah mengevaluasi duta besar Indonesia di Malaysia. Kita meminta Bawaslu merekomendisikan ini, jangan hanya diam, tidak ada teguran soal Dubes,” kata Anggota Badan Komunikasi Gerindra Andre Rosiade di Kompleks Parlemen, Jakarta, Rabu (29/5).

Lihat Juga  Bawaslu Desak Wadubes di Malaysia Dicopot dari PPLN

Dia mencontohkan pelaksanaan Pemilu 2019 di Malaysia yang tidak berjalan baik, salah satu indikatornya adalah diulanganya Pemilu di Kuala Lumpur karena temuan surat suara yang telah tercoblos.

Andre menilai manajemen Pemilu yang buruk itu terulang dengan ditolaknya 62.728 suara hasil Pemungutan Suara Ulang (PSU) di Kuala Lumpur karena suara hasil PSU datang terlambat ke PPLN Kuala Lumpur.

Lihat Juga  Kampanye Rapat Umum Dimulai, Pelanggaran Bakal Tindak di Tempat

“Sudah dinyatakan harus diulang, lalu hasil PSU ditolak, sangat tidak beres. Kalau tidak salah surat suara yang dihitung hanya 22 ribuan suara, jadi 60 ribuan suara tidak dihitung, itu merugikan masyarakat,” ujarnya.

Dia mengatakan harus ada pihak-pihak yang bertanggungjawab, salah satunya duta besar Indonesia untuk Malaysia. (epj)

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Back to top button

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker