PALEMBANG

Dalam RPJMD, Pemkot Palembang Fokus Delapan Skala Prioritas

MataPublik.co, PALEMBANG – Walikota Palembang Harnojoyo di dampingi Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), Senin (16/12) menghadiri Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Nasional, yang di pimpin langsung Presiden Joko Widodo.

Usai menghadiri Musrenbang Nasional, di Istana Kepresidenan, Walikota Palembang kepada awak media menerangkan bahwa, Pemerintah Kota Palembang, dalam RPJMD fokus delapan skala prioritas. “Pemkot lima tahun kedepan akan fokus penanganan, masalah sampah, banjir, kawasan kumuh, air bersih, kemacetan, perdagangan, pariwisata dan investasi,”terang Harnojoyo.

Dilain itu dikatakan Harnojoyo, dalam visi – misi Palembang Emas Darussalam, Pemkot akan mewujudkan pembangunan infrastruktur, masyarakat yang religius melalui budaya integritas didukung pemerintah yang bersih, mewujudkan ekonomi keratif yang inovatif dan berdaya saing,  dan mewujudkan pariwisata sungai.

Lihat Juga  Wawako Tindaklanjuti Keluhan Air Bersih Warga Sukarami

“Visi – Misi 2018-2023, akan kita wujudkan dengan gotong royong dan sholat subuh itu muaranya untuk menjawab isu itu. Termasuk 66 titik genangan kita selesaikan dengan restorasi Sungai Sekanak dan Lambidaro juga pompanisasi Sungai Buah,”tuturnya.

“Yang jelas akan kita selaraskan, antara RPJMN dengan RPJMD Palembang, untuk mewujudkan Indonesia Maju,”terang bapak tiga anak ini.

Sementara itu Presiden Ir H Joko Widodo  dalam sambutannya dalam Musyawarah Perencanaan Pembangunan Nasional menegaskan, pemerintah pusat akan segera menyelesikan pembangunan sejumlah infrastruktur. Begitu juga dengan pemerintah daerah segera membuka akses  kepusat-pusat  perekonomin masyarakat diantaranya ke kawasan industry, kawasan industry pertanian, perikanan dan akses ke daerah  pariwisata.

Lihat Juga  Hari Kedua Wajib Masker, 41 Orang Dikarantina di Asrama Haji

“Jalan tol sudah ada, sambungkan ke kawasan pertanian. Siapa yang menyambung? ada Pemprov, Pemkab, Pemkot. Tugas bapak ibu semuanya adalah sambungkan. Kalau tidak memiliki kemampuan di APBD, bisa dikonsultasikan kepada Menteri PUPR (Basuki Hadimuljono),” tegas Jokowi.

Menurut Jokowi, pembangunan infrastruktur penting dilanjutkan karena  ini akan dapat memperkokoh  dalam berkompetisi posisi Indonesia  dengan negara-negara lainnya. “Sambungkan airport yang telah dibangun atau sedang dibangun dengan kawasan wisata. Setelah ini selesai, tugas Menteri Pariwisata (Wishnutama) yang melakukan promosi besar-besaran,”tandasnya. (imn)

 

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Back to top button

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker