NASIONAL

Densus 88 Tangkap Terduga Teroris di Banten dan Jabar

JAKARTA – Tim Detasemen Khusus atau Densus 88 Antiteror Polri menangkap tiga terduga teroris. Satu di antaranya ditangkap di Banten, dan dua terduga teroris lainnya ditangkap di Jawa Barat. “Tambahan lagi ditangkap di Banten satu orang dan Jabar dua orang,” ujar Kepala Bagian Penerangan Umum Divisi Humas Polri Kombes Polisi Ahmad Ramadhan dilansir Antara, Minggu (15/8).

Ramadhan menuturkan total terduga teroris yang ditangkap oleh Tim Densus 88 Antiteror sejak Kamis (12/8) hingga Sabtu (14/8) di 10 provinsi menjadi 41 orang dari sebelumnya 37 orang. Penangkapan merupakan bagian dari operasi pencegahan dan penindakan teroris. “Jadi, totalnya ada 41 orang (terduga teroris yang ditangkap),” imbuh dia.

Sebelumnya, pada Sabtu (14/8), terduga teroris yang ditangkap sebanyak enam orang di Sumatera Utara, tiga orang di Jambi, dan tujuh orang di Lampung. Lalu, empat orang di Banten, dua orang di Jawa Barat, dan 10 orang di Jawa Tengah.

Lihat Juga  Rachmat Gobel: Parlemen dan Pers Harus Bekerja Sama Hadapi Pandemi

Selanjutnya, satu orang terduga teroris masing-masing ditangkap di Sulawesi Tengah, Maluku, Kalimantan Barat, serta dua orang di Kalimantan Timur. Sebagian besar terduga yang ditangkap di 10 provinsi itu diketahui sebagai anggota Jaringan Jamaah Islamiah (JI) kecuali di Kaltim yang merupakan anggota komunitas media sosial.

Satu orang terduga teroris di Banten yang ditangkap menambah jumlah terduga menjadi enam orang. “Untuk Banten, semuanya jaringan Jamaah Islamiah (JI),” tandasnya.

Sebelumnya, Detasemen Khusus 88/Antiteror Polri menangkap 12 orang warga Jawa Tengah yang diduga terkait kelompok atau jaringan terorisme. Kapolda Jawa Tengah Irjen Pol Ahmad Luthfi menyebut warga yang diamankan tersebut terafiliasi kelompok Jamaah Islamiyah (JI) dengan perannya yang masih didalami.

Lihat Juga  13 Produk Dicurigai BPOM Mengandung DNA Babi

“Arahnya ke Jamaah Islamiyah (JI). Tapi masih dilakukan pendalaman oleh Densus soal peran mereka”, ungkap Luthfi lewat pesan singkatnya, Sabtu (14/8).

Mereka ditangkap secara serentak pada Jumat (13/8) di beberapa daerah, seperti Kota Semarang sebanyak tiga orang, Kendal satu orang, Temanggung satu orang, Banyumas satu orang, Pekalongan satu orang, Sukoharjo dua orang, Sragen satu orang, dan Boyolali dua orang.

“Ditangkap di beberapa daerah. Ada yang di Semarang, Kendal, Temanggung, Banyumas, Pekalongan, Sukoharjo, Sragen dan Boyolali”, jelas Luthfi.  (cnn)

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Back to top button

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker