NASIONAL

Gunung Sinabung Erupsi, Letusan Abu Mencapai 1.000 Meter

MEDAN – Letusan abu dari erupsi Gunung Sinabung pada Senin malam ini teramati berwarna kelabu dengan intensitas tebal condong ke arah timur dan tenggara. Foto Gunung Sinabung saat menyemburkan material vulkanik yang terlihat dari Desa Kuta Rakyat, Naman Teran, Karo, Sumatera Utara, Kamis (11/3/2021).

Gunung Sinabung di Kabupaten Karo Provinsi Sumatera Utara (Sumut) erupsi dengan tinggi kolom abu mencapai 1.000 meter di atas puncak. Kolom abu teramati berwarna kelabu dengan intensitas tebal condong ke arah timur dan tenggara.

“Gunung Sinabung erupsi sekitar pukul 18.50 WIB tadi dengan ketinggian 1.000 meter,” kata Kepala Pos Pemantau Gunung Sinabung, Badan Geologi dan PVMBG, Armen Putra, Senin (19/7).

Lihat Juga  Status Siaga, Gunung Soputan Muntahkan Lahar

Armen menyebutkan erupsi ini terekam di seismogram dengan amplitudo maksimum 86 mm dan durasi 11 menit 2 detik. Kemudian pada pukul 19.01 WIB, Gunung Sinabung kembali erupsi dengan tinggi kolom abu 300 meter.

“Erupsi yang kedua terekam di seismogram dengan amplitudo maksimum 47 mm dan durasi 10 menit 5 detik. Saat ini Gunung Sinabung berada pada Status Level III (Siaga),” urainya.

Armen tetap mengimbau masyarakat agar menjauhi zona merah dengan tidak melakukan aktivitas pada desa-desa yang sudah direlokasi, serta lokasi di dalam radius radial 3 km dari puncak Gunung Sinabung.

Lihat Juga  Disentil Presiden, Menteri ESDM dan Menteri BUMN Bakal Diganti?

“Selain itu jangan melakukan aktivitas pada radius sektoral 5 km untuk sektor selatan-timur, dan 4 km untuk sektor timur-utara,” urainya seperti dirilis CNN Indonesia.com.

Masyarakat yang berada dan bermukim di dekat sungai-sungai yang berhulu di Gunung Sinabung, Armen mengingatkan agar tetap waspada terhadap bahaya lahar.

“Jika terjadi hujan abu, tetap pakai masker bila keluar rumah untuk mengurangi dampak kesehatan dari abu vulkanik. Selain itu amankan sarana air bersih serta bersihkan atap rumah dari abu vulkanik yang lebat agar tidak roboh,” paparnya. (dnn)

 

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Close