INTERNATIONALOLAHRAGA

Harapan Prancis Kembali Juara Semakin Berkobar

Umtiti menjadi penentu Les Bleus lolos ke final berkat gol tunggalnya ke gawang Belgia

MataPublik.co, RUSIA- Les Bleus berhasil mencapai final Piala Dunia untuk kali ketiga berkat kemenangan tipis 1-0 atas Belgia. Les Bleus kini telah memesan satu tempat di final Piala Dunia 2018 setelah membungkam Belgia dalam laga empat besar di Krestovsky Stadium, Saint Petersburg, pada Rabu (11/7) dini hari WIB.

Performa solid di lini belakang membuat Prancis mampu membendung potensi serangan Setan Merah, dan gol tunggal dari Samuel Umtiti menghadirkan kemenangan minimalis yang cukup untuk mempertemukan skuat Didier Deschamps dengan Kroasia atau Inggris.

Meski kalah jauh dalam penguasaan bola (hanya 36 persen berbanding 64 dari lawan), Prancis terbukti lebih menggigit menebar ancaman. Tercatat Antoine Griezmann dkk. melepaskan total 19 tembakan, sementara Belgia hanya dibiarkan melakukan sembilan tendangan.

Griezmann sendiri mengirimkan assist untuk gol penentu Samuel Umtiti ke gawang Thibaut Courtois. Dari tendangan penjuru Griezmann, sang bek Barcelona menyambar bola dengan tandukan tajam yang menggetarkan jala Belgia.

Gol semata wayang di awal babak kedua tersebut membawa Prancis menembus final ketiga sepanjang sejarah. Bila dihitung sejak 1998, Tim Ayam Jantan menjadi negara yang paling sering mencapai partai puncak.

Adapun gol Umtiti adalah yang ketiga dari pemain belakang untuk Prancis di Rusia. Jumlah ini sama dengan statistik kala Les Bleus tampil sebagai kampiun dua dasawarsa silam. Akankah momen juara kembali dikecup Prancis tahun ini?

Lihat Juga  Wayne Rooney Kian Dekat Gabung D.C. United

 

Prancis sukses melangkah ke final Piala Dunia 2018 setelah memetik kemenangan tipis 1-0 atas Belgia dalam duel semi-final yang berlangsung di Stadion Krestovsky Saint Petersburg, Rabu (11/7) dini hari WIB.

Laga diawali dengan peragaan dominasi Belgia yang memaksa Prancis lebih banyak bertahan. Meski tertekan, justru Prancis yang mendapatkan tembakan pertama ke gawang lawan ketika aksi jarak jauh Blaise Matuidi pada menit ke-18 dihentikan Thibaut Courtois.

Empat menit kemudian, Hugo Lloris melakukan penyelamatan cemerlang dan mencegah Belgia untuk membuka keunggulan. Sang kiper Prancis secara luar biasa menepis tembakan kaki kiri Toby Alderweireld sambil membalikkan badan selepas situasi sepak pojok.

Prancis punya kans sangat terbuka untuk mencetak gol pada menit ke-39, Benjamin Pavard lolos dari kawalan kala menusuk dari ke dalam kotak penalti, namun sayang terobosan Kylian Mbappe disepaknya langsung ke gawang Belgia dan bisa ditepis Courtois, padahal ada Antoine Griezmann yang siap menyambut bola di tengah.

Jual beli serangan terus terjadi selama 45 menit permainan. Hanya saja tak ada satu pun gol yang diciptakan kedua tim hingga turun minum dan jalannya paruh pertama lebih banyak diwarnai dengan aksi gemilang kedua penjaga gawang baik Lloris maupun Courtois.

Lihat Juga  Timnas All Star Belum Terkalahkan Dalam Ajang Alex Noerdin Cup

Awal babak kedua menjadi momen positif bagi Prancis. Samuel Umtiti dengan golnya pada menit ke-51 mengejutkan Belgia, sang bek Barcelona mampu mengalahkan penjagaan dua pemain jangkung, Marouane Fellaini dan Alderweireld untuk menanduk bola masuk ke gawang Belgia.

Tertinggal satu gol membuat Belgia lebih gencar dalam membangun serangan, pergantian ofensif pun dilakukan dengan menarik Mousa Dembele untuk Dries Mertens. Sejumlah tekanan dilancarkan anak asuh Roberto Martinez, tapi peragaan barisan pertahanan solid Prancis menjadi kendala mereka.

Pertandingan semakin menarik dalam 15 menit akhir, dengan Belgia sangat berambisi menyamakan kedudukan. Menit ke-81, aksi penyelamatan Lloris kembali mengagalkan upaya Belgia untuk mengubah keadaan lewat tembakan kencang dari luar kotak penalti yang dilepaskan Axel Witsel.

Sisa waktu permainan plus tambahan enam menit tetap tak mampu dioptimalkan para penggawa Belgia. Hingga wasit meniup peluit panjang, Prancis tetap mempertahankan keunggulan dan melaju ke final turnamen untuk pertama kali sejak 1998 silam. (adn)

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Back to top button