INTERNATIONALOLAHRAGA

Iago Aspas Selamatkan Spanyol Hindari Kekalahan

Dramatis susah payah menahan imbang Maroko 2-2

MataPublik.co, RUSIA – Iago Aspas jadi juru selamat Spanyol dengan golnya di injury time menghindarkan mereka dari ancaman kekalahan melawan Maroko. Spanyol melaju ke babak 16 besar dengan mereka ditantang sang tuan rumah Rusia setelah secara dramatis susah payah menahan imbang Maroko 2-2 di Kaliningrad.

Jawara dunia 2010 itu memulai laga Senin malam waktu setempat dengan status sebagai pemuncak Grup B, tetapi La Furia Roja bisa saja tersandung di klasemen akhir saat laga sudah memasuki injury-time bila melihat Portugal dan Maroko memimpin pertandingan. Beruntung, Fernando Hierro punya Iago Aspas yang membuat perbedaan di detik-detik terakhir pertandingan. Golnya memaksa pertandingan berakhir sama kuat, 2-2

Gol ini cukup kontroversial karena menyita waktu yang cukup lama untuk VAR melakukan peninjauan sebelum akhirnya mengambil keputusan sahnya gol balasan tersebut, yang sempat diduga offside. Sementara Iran mendapatkan penalti di menit akhir dan mengubah hasil akhir kontra Portugal, Spanyol dipastikan keluar sebagai juara grup.

Lihat Juga  Mobil Produksi GM Bermasalah pada Sistem Power Steering

Spanyol memang terlihat berada di posisi bagus di klasemen fase grup, akan tetapi Hierro tampaknya harus berputar otak untuk meningkatkan kembali penampilan Spanyol bila ingin melihat timnya melaju jauh di turnamen akbar empat tahunan ini.

Maroko membuat kejutan saat laga baru berjalan 14 menit. Khalid Boutaib sukses terlepas dari kawalan Andres Iniesta dan Sergio Ramos, memudahkan nama pertama melakukan penyelesaian akhir dengan sempurna, melewati kedua kaki kiper David de Gea.

Gol itu menyentak Spanyol. Iniesta dan Diego Costa lalu berkombinasi secara brilian untuk mengarahkan bola pada Isco, yang dari jarak dekat mendentumkannya untuk membuat papan skor jadi imbang, 1-1.

Lihat Juga  Timnas U-23 Tersingkir dari Kualifikasi Piala Asia

Hanya dengan kejutan yang diberikan Iran pada Portugal bisa membuat Spanyol tereliminasi. Skenario ini seakan berjalan mulus ketika sundulan Youssef En-Nesyri, yang masuk dari bangku cadangan, tak kuasa dicegah de Gea.

Nahas, kemenangan di depan mata Maroko buyar seketika saat Aspas – yang juga dimainkan dari bench – menyeimbangkan skor di injury-time setelah menyambut umpan silang Dani Carvajal. Gol ini membuat VAR meninjaunya kembali dengan cukup lama karena diduga berbau offside sebelum akhirnya menyetujuinya.

Drama semakin menarik ketika penalti Karim Ansarifard membawa Iran menahan Portugal. Praktis, hasil ini membuat Spanyol merangsek ke puncak Grup B dan akan menghadapi Rusia di babak perdelapan-final. (adn)

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Back to top button