BANYUASIN

Ini Tips Dari Kapolsek Pangkalan Balai, Agar Terhindar Dari Begal

  1. Kapolsek Pangkalan Balai, Iptu Yudi Cahyono SH
    Kapolsek Pangkalan Balai, Iptu Yudi Cahyono SH
PANGKALAN BALAI, MATAPublik – Aksi begal motor akhir-akhir ini menjadi momok menakutkan bagi sebagian masyarakat. Betapa tidak begal bukan hanya mengincar barang-barang berharga, juga mengincar nyawa korbannya. Adapun yang menjadi target begal kebayakan adalah wanita, sebab wanita sering membawa tas dan barang-barang berharga.
Untuk meredam ketakutan tersebut, Kapolres Banyuasin, AKBP Danny Ardiantara Sianipar SIk melalui Kapolsek Pangkalan Balai Iptu Yudi Cahyono SH memberikan tips aman menghindari tindak kriminali begal dan jambret jalanan.
“Pertama harus dilakukan menghindari lokasi yang rawan tindak kriminalitas. Sebab lokasi yang sepi dan tanpa penerangan biasanya menjadi “sarang” dari pelaku begal ataupun jembret jalanan. Para warga masyarakat diimbau untuk sebisa mungkin menghindari jalur tersebut, terutama di malam hari, karena sebagian besar tindak kriminal begal dan jambret jalanan terjadi pada malam hari,” katanya.
Selanjutnya, mengupayakan dalam perjalanan tidak seorang diri, namun jika terpaksa harus melewati jalur yang rawan begal dan jambret tersebut, bisa beramai-ramai dengan pengendara lain, ataupun yang paling mudah adalah dengan berjalan di belakang mobil atau kerumunan motor.
Selain itu, perlu mengurangi aktivitas pada malam hari yang tidak penting, sebab tindak kriminal begal dan jambret jalanan kebanyakan terjadi malam hari. Oleh karenanya, Kapolsek mengimbau kepada masyarakat untuk mengurangi kegiatan pada malam hari. Karena biar bagaimana pun, berkendara pada malam hari di jalanan Kabupaten Banyuasin yang mayoritas adalah jalur perkebunan karet yang sepi dari pemukiman penduduk, itu akan menambah resiko dibegal.
Lanjutnya, dengan mengecek kondisi kendaraan dan perlengkapan kendaraan. “sebelum kita mengantisipasi keberadaan begal dan jambret jalanan, kita terlebih dahulu harus mengecek kondisi dan perlengkapan kendaraan. Karena angka terjadinya kecelakaan jauh lebih besar dibanding angka kejahatan begal dan jambret jalanan,” katanya.
Jangan lupa berdoa sebelum berpergian, sebab Hal ini selain sebagai sarana memohon keselamatan kepada Tuhan Yang Maha Esa, juga sebagai sarana agar berkendara bisa jauh lebih tenang dan nyaman.
Selain itu, pihaknya juga menghimbau bagi pengendara wanita pada saat berpergian agar tidak membawa tas dengan cara disandang dibahu, sebab itu akan lebih mudah menjadi ancara para begal jambret jalanan.
“Alangkah baiknya tas dimasukkan dalam bok motor, jangan disandang. Pengendara juga harus melengkapi kendaraan dengan kaca spion jadi jika ada yang mepet dari belakang ketahuan, sehingga kita dapat cepat-cepat berhenti meminggirkan kendaraan,” pungkasnya. (r*n)

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Back to top button

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker