EKONOMI

IPO Holding BUMN Tambang MIND.ID Jangan sampai mengaburkan Pasal 33 UUD 1945

PALEMBANG – Kementerian BUMN selaku Pemegang saham berencana melepaskan saham Holding BUMN pertambangan, MIND ID , di Bursa Efek Indonesia (BEI). Aksi korporasi tersebut dilakukan usai pemisahan Inalum Operating dari Induk Holding.

Upaya pemisahan Inalum Operating dan MIND ID ditargetkan terealisasi pada akhir 2021 atau awal 2022. Saat ini, proses penggodokan tengah dilakukan Kementerian BUMN dan Kementerian Keuangan.

Hal ini ditanggapi oleh Kiki Rizki Yoctavian selaku Pengamat BUMN.

“Baiknya jangan tergesa-gesa untuk melakukan IPO terhadap MIND.ID karena semua yang tergabung telah melakukan IPO. Sebagai induk holding pertambangan ada baiknya 100% sahamnya tetap dikuasai pemerintah. Ini menjaga amanat UUD 1945 pasal 33”, usul Kiki Rizki Yoctavian yang pernah menjabat sebagai Komisaris PT. Semen Baturaja (Persero) Tbk.

Lihat Juga  Blok Rokan Kembali ke Pangkuan Ibu Pertiwi, PLN Jaga Pasokan dan Keandalan Listrik Demi Ketahanan Energi NKRI

“Saya setuju bahwa spinoff Inalum dijalankan agar fungsinya semakin baik untuk menuju IPO Ini sudah berjalan seperti apa yang direncanakan Kementerian BUMN. Semua yang beroperasi di holding tambang sudah IPO. Itu baik untuk program keuangan dan operasional. Tinggal bagaimana struktur strategisnya bisa berjalan sinergis dan efisien. Ini menjadi penting karena MIND.ID sebagai strategic holding lah yang melakukan fungsi-fungsi itu sementara Inalum dan lainnya fungsi operasional tambang”, terang Aktivis 98 dari organisasi PENA98.

“Corporate action pemegang saham bagus untuk memisahkan Inalum Operating dari holding MIND.ID agar gerak operasi Inalum semakin baik. Kalaupun MIND.ID kedepan tetap untuk berencana melakukan IPO ada baiknya DPR RI melalui Revisi UU BUMN tetap menjaga agar penghayatan dan pelaksanaan Pasal 33 UUD 1945 tetap terjaga”, usul Kiki Rizki Yoctavian.

Lihat Juga  Tingkatkan Ahlak, Grab Umrohkan Pengemudi

Saat ini MIND ID secara strategic holding masih dimiliki 100% oleh pemerintah. Di bawah MIND ID ada PT Antam (Persero) Tbk di mana MIND ID memiliki saham 65%, lalu 65,9% di PT Bukit Asam (Persero) Tbk, 65% di PT Timah Indonesia (Persero) Tbk, dan 51,2% di PT Freeport Indonesia (PTFI). Juga MIND ID berkembang yang saat ini proses sudah bangun MIND ID Trading, PT Indonesia Papua Metal Mineral (IPPM), Indonesia Battery Corporation (IBC) ada 25%, dan juga PT Vale Indonesia 20%. (rel/mnn)

 

Kiki Rizki Yoctavian

Pengamat BUMN

Presnas PENA98

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Close