Uncategorized

Kapal Nelayan Dihantam Ombak, 20 ABK Hilang Kontak

MataPublik.co, NIAS – Kapal nelayan KM Formasi 20 asal Sibolga, Sumatera Utara yang mengangkut 20 anak buah kapal dikabarkan hilang kontak ketika berada di perairan kepulauan Nias, Selasa (5/2/2019). “Kapal tersebut hilang kontak dan diduga tenggelam di perairan Pulau Pini wilayah Pulau-Pulau Batu, Kabupaten Nias Selatan,” kata Koordinator Basarnas Nias Tonggor Gultom, di Nias, Selasa.

Ia mengatakan, pihaknya saat ini telah melakukan monitor terkait kapal yang hilang kontak tersebut, dan sudah melakukan koordinasi dengan berbagai pihak terkait.

“Kta sudah monitor beritanya dan kita sudah koordinasi ke pihak terkait, dan coba kontak via radio kapal kapal yang ada di sekitar lokasi sambil menyusun renops dan perlengkapan lainnya yang siap menuju lokasi kejadian, ” katanya, seperti dilansir Tribun Medan dari Antara.

Dia juga memberitahu, personil Basarnas Nias saat ini sudah stanby untuk diterjunkan ke lokasi sambil menunggu hasil koordinasi dengan pihak terkait. “Penumpang kapal sebanyak 20 orang, dan saat ini Basarnas Nias masih standby menunggu hasil koordinasi degan pihak pihak terkait,” jelasnya.

Lihat Juga  Kombes Pol Wahyu Bintono Terus Lanjutkan Tradisi Buka Bersama Wartawan

Tonggor Gultom juga menjelaskan jika KM Formosa – 12 GT. 29 No.1734/ SSD adalah jenis kapal bagan terapung dan dinakhodai oleh Suaidi Situmeang. Kapal tersebut adalah milik warga Sibolga bernama Songsong, dan informasi yang diperoleh kapal tersebut tenggelam di sekitar Pulau Tello, Kabupaten Nias Selatan di koordinat  N 001 9132 E 098  27871.

KM Formosa 12 dikabarkan hilang kontak sekitar pukul 05.30 WIB. Kapal itu dilaporkan kandas setelah dihantam ombak besar. Informasi yang diperoleh dari Koordinator Pos Sar Nias, Tonggor Gultom, menyebutkan, berdasarkan laporan dari pemilik kapal, Hendri Liono alias Songsong, kapal miliknya itu telah hilang kontak di Kepulauan Nias.

Benar, sekitar pukul 09.30 WIB kami dihubungi pemilik kapal bernama Hendri Liono alias Songsong bahwa kapalnya putus kontak di Pulau Lambak, Nias Selatan,” terang Tonggor Gultom, Selasa (5/3/2019).

Lihat Juga  Bom Meledak Dilokasi Penangkapan Terduga Teroris

Kapal KM Formosa 12 dengan tanda selar Sibolga/GT29 No.1734/SSd mengangkut sebanyak 20 orang ABK, yang dinahkodai Suadi Situmeang dengan alat tangkap bagan perahu.

Diterangkan Tonggor Gultom, pemilik kapal Hendri Liono mengetahui kapalnya putus kontak, setelah menerima panggilan radio dari KM Formosa 12 untuk meminta bantuan. Dan kebetulan ada nelayan lain yaitu KM Metal 11 yang menerima panggilan radio itu.

“Dalam komunikasi antara awak kapal Formosa 12 dengan KM Metal mereka meminta batuan karena kapal mereka KM Formosa 12 diterjang ombak yang cukup besar. Nahkoda KM Metal pun langsung bergerak menuju lokasi yang dimaksud untuk memberikan bantuan. Namun sangat disayangkan kapal KM Formosa 12 tidak nampak lagi ketika KM Metal tiba di lokasi,” sebut Gultom.

Adapun upaya yang lakukan saat ini adalah melakukan koordinasi dengan instansi terkait untuk melakukan pencarian kapal. (ial)

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Back to top button