NASIONAL

KPK Operasi Tangkap Tangan Pejabat di Kemenpora

MataPublik.co, JAKARTA – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali melakukan operasi tangkap tangan (OTT). Kali ini tim penindakan KPK dikabarkan menangkap pejabat di Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora), Selasa (18/12-2018).

Salah seorang penegak hukum di KPK membenarkan OTT terhadap anak buah Menteri Pemuda dan Olahraga Imam Nahrowi itu. “Iya (ada penangkapan terhadap pejabat di Kemenpora),” kata dia kepada CNNIndonesia.com lewat pesan singkat.

Menurut dia, pejabat Kemenpora itu telah berada di Kantor KPK. Belum diketahui berapa orang yang ikut diamankan dalam OTT kali ini. Sampai berita ini dimuat belum diketahui penangkapan pejabat Kemenpora ini terkait apa, termasuk berapa jumlah uang yang ditemukan di lokasi.

KPK belum memberikan keterangan resmi terkait OTT pejabat Kemenpora ini. Ketua KPK Agus Rahardjo dan Juru Bicara KPK Febri Diansyah belum membalas konfirmasi CNNIndonesia.com

Lihat Juga  Ditetapkan Tersangka, Dodi Reza Alex Cs Langsung Ditahan KPK

Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Agus Rahardjo menyatakan ada sembilan orang yang terjaring operasi tangkap tangan (OTT) di kantor Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) Selasa (18/12) malam.

Mereka yang tertangkap diduga terlibat dalam kasus pencairan dana hibah Kemenpora kepada Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI). “Diduga terjadi transaksi (kickback) terkait dengan pencairan dana hibah dari Kemenpora ke KONI,” kata Agus lewat pesan singkat kepada wartawan.

OTT digelar KPK setelah mendapat informasi akan terjadi transaksi penerimaan uang oleh Penyelenggara Negara di Kemenpora.

Lihat Juga  OTT Lagi, KPK Tangkap Direksi Angkasa Pura II

Dari informasi itu, petugas KPK melakukan cross check dan menemukan bukti-bukti awal berupa uang sekitar Rp300 juta. “Juga sebuah ATM yang berisi uang seratusan juta rupiah,” katanya.

Agus mengatakan sembilan orang yang diamankan dalam OTT malam ini berasal dari Kemenpora dan KONI. Mereka terdiri dari pejabat setingkat Deputi, PPK, hingga pengurus KONI.

Sementara itu Sekretaris Kemenpora Gatot S Dewa Broto menyebut salah satu yang terjaring OTT KPK adalah Debuti IV bidang Peningkatan Prestasi Olahraga yang kini dijabat oleh Mulyana.

Mereka yang tertangkap langsung dibawa ke KPK untuk kebutuhan klarifikasi lebih lanjut. Sesuai KUHAP, KPK diberi waktu maksimal 24 jam untuk menentukan status pihak-pihak yang diamankan. (iuy)

Tags

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Close