BANYUASIN

Naisyah Tergolek Lemah, Diduga Terserang Penyakit DBD

 

 

BANYUASIN – Naisyah Karima (14) warga di RT 25, Desa Sungai Rebo. Kecamatan Banyuasin I, Kabupaten Banyuasin, tergolek lemah di rumah sakit, Lantaran diduga terjangkit penyakit Demam Malaria Dungeon (DBD).

 

Dari keterangan Orang tua korban, Nurhidayat, anaknya mengalami demam tinggi sejak beberapa hari. Setelah di cek dan dari diagnosa dokter siswa yang Sekolah di SMP 3 Mariana ini diduga terkena penyakit DBD.

 

“ Pulang dari sekolah anak saya kena panas tinggi. Keesokan harinya setelah saya cek ke Dokter, dan diagnosa dokter terkena penyakit DBD,” kata dia.

 

Lihat Juga  Warga Keluhkan Pembangunan Jalan Minim Rambu Lalin

Lebih lanjut, dia mengatakan, berharap kepada Pemerintah melalui Dinas Kesehatan untuk melakukan pencegahan penyakit DBD yang mewabah di masyarakat.

 

“ Kami khawatir, sudah ada dua orang di lingkungan ini terkena penyakit DBD. Berharap kepada Dinas Kesehatan mengambil langkah konkrit untuk membasmi jentik nyamuk yang menyebabkan warga terserang penyakit DBD,” harap dia.

 

Sementara itu Kepala Dusun (Kadus) Sungai Rebo, Usman, membenarkan dalam waktu bersamaan ada dua warga terjangkit penyakit DBD.

 

“ Sebelum Naisyah kena DBD, ada pagi satu anak yang masih duduk di kelas 2 SMP, yaitu Idil Fitri, terjangkit DBD. Kami berharap penyemprotan di lingkungan ini. Untuk membasmi jentik nyamuk penyebab DBD tersebut,” pinta dia.

 

Lihat Juga  Merebaknya Virus Corona, Pemerintah Banyuasin Himbau Stok Pangan Aman

Sementara Achmad Nurcholis, Anggota DPRD Banyuasin, mengatakan, meminta pihak Dinas Kesehatan untuk segera turun ke lokasi untuk melakukan penyemprotan fogging dan pembagian bubuk abate.

 

“ Kami mendukung program Pemerintah, menuju Banyuasin Sehat, untuk itu sehat itu dimulai dari lingkungan kecil masyarakat oleh sebab itu kami meminta Dinkes segera melakukan tindakan sebelum penyakit ini mewabah,” tegas dia (*)

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Back to top button

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker