KESEHATAN

Palembang Masih Zona Kuning, Perketat Prokes Covid -19

PALEMBANG – Meski penyebaran covid-19 sudah dapat diminimalisir. Namun belum bisa membuat masuk zona hijau. Saat ini, Kota Palembang masih kategori Zona Kuning dengan menerapkan PPKM Level 2. Hal itu dikatakan Kepala Dinas Kesehatan Kota Palembang, dr Fenty Aprina, M.Kes, kepada wartawan.

“Kota Palembang belum memenuhi syarat. Meski untuk kasus, kita sudah rendah. Tetapi tingkat vaksinasi lansia belum mencapai 60 persen. Inilah yang membuat Kota Palembang belum bisa disebut zona hijau,” ujarn Fenty.

Untuk itu, diminta agar warga Kota Palembang lebih displin lagi menerapkan protokol kesehatan. Hal ini terungkap berdasarkan Surat Edaran nomor 49/SE/DINKES/2021. Surat edaran tersebut menjelaskaan, kondisi Palembang yang belum memenuhi kriteria zona hijau. Sehingga tetap dilaksanakan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) tingkat 2.

Lihat Juga  Kelurahan 29 Ilir Palembang Bakal Jadi Pusat Kampung Bersih Narkoba

Dikatakan Fenty, kriteria memasuki zona hijau sebuah wilayah tidak memiliki kasus penyebaran selama satu bulan. Serta tingkat vaksinasi penduduk lanjut usia (Lansia) mencapai 60 persen. Fenty menyebutkan, berada di klasifikasi Zona kuning mengharuskan Palembang menetapkan PPKM level 2 hingga 23 Desember 2021, mendatang.

Sementara, saat Rapat Kesiapan Penerapan PPKM Natal 2021 dan Tahun Baru 2022, Percepatan Vaksinasi menjelaskan, Kota Palembang kini berada di zona kuning. “Sekarang zona kuning. Kita terus terapkan protokol kesehatan khususnya di tempat umum. Juga minimalisir kerumunan,” ujar Harnojoyo.

Lihat Juga  Mall Sudah Boleh Buka APINDO Sambut Baik

Harnojoyo menuturkan, PPKM level 2 artinya tempat terbuka untuk umum harus membatasi kapasitas maksimal menjadi 75 persen dan menutup tempat wisata seperti Benteng Kuto Besak saat Natal dan Tahun Baru. “Tempat wisata saat tahun baru nanti, ditutup. Kita akan turunkan Sat Pol PP untuk pengamanan,” ujar Harnojoyo. (dnn)

 

 

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Back to top button

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker