PALEMBANG

PDAM Tirta Musi Berikan Stimulus kepada 17.054 Pelanggan

PALEMBANG – Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Musi Palembang akan memberikan insentif atau stimulus kepada pelanggannya di masa pandemi Covid-19. Hal ini menindaklanjuti surat edaran Wali Kota Palembang Nomor 22/SE/V/2020, tanggal 9 April 2020 tentang Pemberian Insentif/Stimulus Bagi Pelaku Usaha dan Masyarakat di Kota Palembang.

Direktur Utama PDAM Tirta Musi Palembang, Andi Wijaya, dalam keterangan tertulisnya, Selasa (14/4/2020), menjelaskan, stimulus diberikan kepada pelanggan Tirta Musi yang termasuk dalam kategori Kelompok IA, yakni adalah hydrant, ledeng umum, dan rumah yatim piatu.

Kemudian Kelompok IB meliputi tempat ibadah, pesantren, badan sosial, rumah jompo, kantor yayasan yatim piatu serta kelompok  IC seperti rumah sangat sederhana, rumah susun sangat sederhana. “Untuk kelompok MBR (masyarakat berpenghasilan rendah) keringanan/stimulus yang diberikan berupa pembebasan tagihan rekening PDAM Tirta Musi untuk tagihan bulan Mei dan Juni 2020,” ujar Andi.

Lihat Juga  Palembang Miliki Gedung SEAFDEC dan Balai Riset Perikanan

Ia memaparkan, daftar data pelanggan tarif sosial yang termasuk dalam kategori IA, berjumlah 30 pelanggan, dengan total kubikasi sebesar 2.893m3, dan total tagihan Rp.2.056.265,- .Untuk kategori IB, berjumlah 2.143 pelanggan, total kubikasi sebesar 146.891m3 dengan total tagihan Rp.231.286.080,-.

Untuk Kategori IC, berjumlah 1.290 pelanggan, total kubikasi sebesar 37.806m3 dengan total tagihan Rp.75.326.915,- . Sedangkan untuk kategori MBR berjumlah 13.591 pelanggan dengan total tagihan Rp.812.659.245.

Lihat Juga  Palembang Buka Kegiatan Belajar Mengajar Tatap Muka dengan Syarat Ketat

“Jadi, total keseluruhan jumlah pelanggan yang diberi keringanan berupa pembebasan tagihan rekening untuk bulan Mei dan Juni 2020 berjumlah 17.054 pelanggan dengan kubikasi sebanyak 473.361m3 dengan total tagihan Rp1.121.328.505 per bulan. Sehingga, untuk bulan Mei dan Juni 2020, ada dibebankan sebesar Rp. 2.242.657.010,” Andi merinci.

Ia melanjutkan, kebijakan pemberian stimulus akibat pandemi Covid-19 yang masih berlanjut hingga sekarang dan berdampak pada sejumlah pada perekonomian masyarakat. “Diharapkan dengan adanya hal ini dapat menjaga dan memperkuat ekonomi masyarakat terhadap dampak pandemi Covid-19 tersebut,” demikian Andi Wijaya. (min)

 

 

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Back to top button

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker