SUMSEL

Pelabuhan Pengumpan di Sungai Lilin, Diyakini Dongkrak Pertumbuhan Ekonomi di Muba

PALEMBANG- Dalam rangka mendukung pertumbuhan ekonomi dan industri serta konektivitas. Jumat (14/10/2022), Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin (Muba) bersama Dinas Perhubungan Provinsi Sumatera Selatan, mengadakan rapat pembahasan hasil survey lokasi dan penentuan lokasi rencana Pelabuhan Pengumpan Regional Sungai Lilin, Jum’at (14/10/2022) di Kantor Perwakilan Musi Banyuasin di Palembang.

Saat memimpin rapat, Penjabat (Pj) Bupati H Apriyadi MSi melalui Pj Sekretaris Daerah Muba Musni Wijaya SSos MSi mengatakan,  Pelabuhan pengumpul regional merupakan pelabuhan yang fungsi pokoknya melayani kegiatan angkutan laut dalam negeri, alih muat angkutan laut dalam negeri dalam jumlah menengah, dan sebagai tempat asal tujuan penumpang dan/ atau barang, serta angkutan penyeberangan dengan jangkauan pelayanan antar Provinsi.

Lihat Juga  Matangkan Hilirisasi Pengelolaan Sabut Kelapa di Muba

“Jika nantinya lokasi pelabuhan pengumpan regional berada Sungai Lilin, otomatis dapat mendukung pertumbuhan ekonomi dan memudahkan konektivitas. Mudah-mudahan apa yang telah kita rencanakan ini bisa berjalan dengan baik dan lancar,”katanya.

Lanjutnya, sesuai dengan apa yang di paparkan tadi bahwasanya, titik lokasi yang akan dibangun pelabuhan pengumpan regional di Desa Teluk Kemang Kecamatan Sungai Lilin sudah sesuai dengan tata ruang kabupaten Musi Banyuasin.

“Artinya, setelah ini harus dilakukan survey lapangan bersama instansi terkait dan pihak calon investor. Untuk lebih memastikan titik koordinat lokasi pembangunan,”ungkapnya.

Lihat Juga  235 Calon Ramaikan Pilkades di Muba

Sementara, Sekretaris Dinas Perhubungan Provinsi Sumsel Ahmad Wendiansyah menyampaikan, lokasi rencana pelabuhan berada di kawasan hutan produksi konversi. Aksesibilitas lokasi berada pada jalan non status / jalan perusahaan dan berada pada lahan milik pribadi.

“Untuk kegiatannya, pelabuhan pengumpan regional di kecamatan Sungai Lilin kabupaten Muba ini, bakal lebih di maksimalkan ke angkutan barang dan komoditas seperti batu bara. Jadi nantinya, terminal khusus yg masuk kedalam Daerah Lingkungan Kerja Pelabuhan (DLKr) dan Daerah Lingkungan Kepentingan (DLKp) pelabuhan akan diwajibkan menggunakan pelabuhan pengumpan regional ini,”tandasnya. (hnn)

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Back to top button

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker