NASIONAL

Perempuan Bercadar di Depan Bawaslu Bukan Pelaku Bom Bunuh Diri

MataPublik.co, JAKARTA  – Kepolisian Republik Indonesia (Polri) memastikan perempuan bercadar yang sempat menyedot perhatian aparat dalam kerusuhan di depan Gedung Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu), Jakarta Pusat, Rabu (22/5) malam, bukanlah orang berbahaya. Kepala Divisi Humas Polri, Irjen Pol Muhammad Iqbal mengatakan, pihaknya telah memeriksa perempuan itu.

“Sudah dilakukan investigasi bahwa fix dia bukan bomber (pelaku bom bunuh diri),” ujar Iqbal dalam konferensi pers di Kantor Kementerian Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Kemenko Polhukam), Jakarta, Kamis (23/5).

Lihat Juga  Kampanye Rapat Umum Dimulai, Pelanggaran Bakal Tindak di Tempat

Dia menuturkan, seusai melakukan investigasi, polisi mendapati bahwa kondisi psikologis perempuan itu tak normal. Ada gangguan jiwa ringan atau stres dalam diri yang bersangkutan.

Iqbal juga memberikan penjelasan mengenai benda-benda yang menempel di tubuh perempuan bercadar itu. Dalam video yang viral terlihat adanya benda mirip kabel menggelantung di lehernya dan benda lain yang diduga sebagai bom pipa. “Bahwa di gambar ada benda seperti kabel dan bom pipa, itu ternyata selongsongnya gas air mata yang tersangkut di situ,” ujar dia.

Lihat Juga  Polisi Tetapkan Tersangka Pembuat Hoaks 7 Kontainer Surat Suara Tercoblos

Sebelumnya, polisi memeriksa perempuan bercadar dengan pakaian serbahitam dan membawa tas hitam dan bersikap mencurigakan saat kerusuhan unjuk rasa di depan Gedung Bawaslu, tadi malam. Dari identitasnya perempuan itu diketahui bernama Dewi Mustika Rini, warga Ulu Jami, Jakarta Selatan. Di lokasi, polisi menggeledah tas Dewi dan hanya menemukan Alquran, buku tafsir, botol air minum, dan obat. (aij)

 

 

 

 

 

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Back to top button