INTERNATIONAL

Presiden Desak Proses Pengalihan Saham Freeport Dipercepat

Diselesaikan dengan cara membentuk perusahaan patungan

MataPublik.co, MAKASAR  – Presiden Joko Widodo meminta para menteri menyelesaikan proses pengalihan 51% saham PT Freeport Indonesia selesai bulan ini. PT Inalum (Persero) selaku eksekutor, menargetkan negosiasi dengan pihak Freeport bisa selesai sebelum tenggat tersebut.

“Kami usahakan dalam dua minggu sudah ada kesepakatan, perbedaan pandangan sudah semakin mengecil,” ujar Head of Corporate Communication Inalum, Rendi Witular melalui pesan singkatnya, melalui CNBC Indonesia.

Rencananya negosiasi bakal dijadwalkan intens hingga akhir pekan ini, jika kedua belah pihak sepakat hasil negosiasi Freeport RI akan diumumkan langsung oleh Presiden Jokowi.

Lihat Juga  Sepakbola Asian Games, Timnas Indonesia di Grup Ringan

Seperti diketahui, negosiasi Freeport masih terbentur di soal pemegang kendali di tambang pasca-divestasi. Di Amerika, usai bertemu dengan CEO Freeport Richard Adkerson, Menteri ESDM Ignasius Jonan mengatakan soal kendali ini sudah diselesaikan dengan cara pembentukan perusahaan patungan atau Joint Venture (JV).

Dalam JV ini nantinya disepakati secara rinci kerjasama kedua belah pihak untuk mengelola tambang di tanah Papua secara bersama.

Lihat Juga  Komunis Cina Sebut Puasa Ramadhan Tanda Ekstremisme

Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN), Rini Soemarno juga mengatakan untuk proses divestasi, PT Inalum sebagai pelaksana akan membentuk badan usaha baru. Di badan usaha baru itu, Inalum akan menggandeng pemerintah daerah dengan memasukan saham porsi BUMD sebanyak 20%. (adt)

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Back to top button

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker