KESEHATAN

Presiden Minta Gubernur Pertama kali Divaksin Covid-19 

PALEMBANG –  Gubernur Sumatera Selatan H Herman Deru mengikuti rapat melalui video conference tentang Penanganan Pandemi Covid-19 dan Rencana Pelaksanaan Vaksinasi di Command Center Kantor Gubernur Sumsel, Rabu (6/1/2021).

Rapat bertujuan koordinasi kesiapan pelaksanaan vaksinasi Covid-19 dan kesiapan penegakan Protokol Kesehatan (Prokes) dipimpin dan dibuka Presiden RI Joko Widodo didampingi Wakil Presiden K.H. Ma’ruf Amin di Istana Presiden Jakarta.

Rapat  dihadiri secara serentak oleh Gubernur di seluruh Indonesia secara virtual di Kantor masing-masing. “Saya minta kepada para gubernur tetap mengimbau masyarakat agar selalu melakukan protokol kesehatan (Prokes). Meski sudah ada vaksin, masyarakat tetap harus disiplin menerapkan protokol kesehatan 3M, yakni memakai masker, mencuci tangan, dan menjaga jarak,” ujar Presiden Jokowi.

Lihat Juga  Penyebaran Covid-19 Melandai, Pemerintah Diminta Tetap Tingkatkan Edukasi

Presiden Jokowi menjelaskan, ada beberapa hal yang harus kita perbuat maupun dilakukan terutama strategi penanganan covid – 19, perbaikan pemulihan ekonomi serta bagaimana kelanjutan pembagunan infrastruktur di daerah.

Jelas Presiden, terkait Vaksin virus corona sudah didistribusikan ke berbagai daerah. Rencananya, vaksinasi vaksin virus corona akan mulai dilaksanakan di Indonesia pada 13 Januari 2021secara serentak di 34 provinsi secara bertahap.

Lihat Juga  Pemerintah Harus Prioritaskan Penggunaan Vaksin Halal

Sebagaimana diketahui, pada Januari, fokus pelaksanaan vaksinasi vaksin virus corona adalah di ibu kota provinsi dan kabupaten/kota yang berbatasan dengan Ibu Kota.

Ditargetkan vaksinasi vaksin virus covid-19 ditujukan pertama sekali kepada para Gubernur. Kemudian sasarannya berlanjut ke semua SDM kesehatan, diharapkan sudah selesai divaksinasi vaksin virus corona pada Februari.

“Target sasaran vaksinasi vaksin berikutnya akan ditambahkan mengikuti ketersediaan vaksin. Namun, kita lihat jumlah penduduk kita yang begitu besar, tidak mungkin divaksin dalam waktu yang bersamaan, butuh waktu,” ujar Presiden. (dan)

 

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Back to top button

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker