INTERNATIONAL

Rebecca Rum Dituding Penembak Misterius itu

Sebuah foto saat ia memegang senjata sambil tersenyum beredar di media sosial.

MataPublik.co, Jerussalem – Berita mengenaskan tewasnya Razan Al-Najar beredar luas di dunia maya. Kini muncul pertanyaan siapa sosok penembak runduk Israel yang menewaskan perawat Palestina masih misterius. Belakangan muncul nama Rebecca Rum, sebagai penembak jitu tersebut. Ia adalah tentara veteran wanita Israel kelahiran Boston, AS. Sebuah foto saat ia memegang senjata sambil tersenyum beredar di media sosial.

Namun belakangan, Rebecca membantah semua kabar tersebut.”Orang-orang telah mengambil wajah saya dan menggunakannya sebagai simbol kebencian,” ujarnya kepada Jerussalem Post, Senin (4/6).

Rebecca mengaku turut berduka atas kematian Najjar. Namun semua pihak, kata ia, harus mengecek fakta terlebih dahulu sehingga tak menyebarkan berita bohong. “Saya benar-benar mengucapkan belasungkawa, kehilangan putri, kehilangan nyawa adalah tragedi,” ujarnya.

Rebecca mengatakan, tuduhan ia sebagai sosok penembak berawal dari laman Facebook Suhair Nafal dari Chicago. Nafal mengunggah foto wanita berusia 24 tahun tersebut dengan mengenakan pakaian militer dan memegang senjata M-16 sambil tersenyum.

Lihat Juga  Ditahan Imbang, Portugal Gagal Puncaki Klasemen Grup B

Menurut Rebecca, foto itu diambil empat tahun lalu, ketika ia sedang bergabung dalam unit intelijen pertempuran yang bertugas di selatan Israel, dekat dengan Semenanjung Sinai, Mesir.

Rebecca tak tahu bagaimana Nafal mengambil gambar tersebut. Namun sepertinya diperoleh dari Facebook militer Mesir pada Mei 2014.

Saat ini, Rebecca bertugas melatih pasukan militer Israel di bidang intelijen. Ia mengaku mendapat berbagai ancaman setelah beredarnya gambar tersebut.  Seperti dikutip Jerussalem Post, unggahan yang menyebut Rebecca sebagai pelaku telah direvisi. Namun, kabar tersebut terlanjur menyebar dan dibagikan oleh banyak netizen.

Lihat Juga  Di Arab Saudi, Ada Aplikasi untuk Melacak Lokasi Istri

Militer Israel mengatakan, otoritas Zionis sedang menyelidiki insiden pembunuhan ini. Namun sampai sekarang, mereka belum mau mengungkap siapa sosok di balik aksi penembakan keji tersebut.

Razan Al-Najar tewas ditembus timah panas yang dilontarkan militer saat bertugas untuk menolong korban terluka dalam aksi demonstrasi yang berujung bentrok pada Jumat pekan lalu. Wanita 21 tahun itu ditembak mati saat berlari menuju sebuah pagar yang diperkuat di kota Khan Younis saat menghampiri korban kekerasan.

Kematian Razan Al-Najar sekaligus menandai ke-119 jumlah korban yang telah dibunuh tentara Israel dalam aksi demonstrasi mingguan di Jalur Gaza.  “Menggunakan seragam putih, dia mengangkat tangannya tinggi-tinggi agar diberikan jalan, tapi tetap saja tentara Israel menembaknya di bagian dada,” kata seorang saksi mata, kemarin. (and)

Tags

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Close