OLAHRAGA

Sayonara, Messi Akhirnya Hengkang dari Barcelona

SPANYOL – Presiden Barcelona Joan Laporta menyebut Lionel Messi sejatinya masih ingin berkostum Barcelona di musim ini. Laporta menyadari bahwa pengumuman perpisahan Messi dengan Barcelona adalah sebuah hal berat yang harus ia jalani.

“Saya tentu lebih memilih ada di sini bersama Leo, mengumumkan dia bakal terus melanjutkan karier di Barcelona. Saya menyukai mimpi itu namun kini mustahil. Alokasi gaji pemain mencapai 95 persen dari pendapatan kami,” ujarnya.

“Leo ingin bertahan dan dia tidak senang [dengan situasi saat ini]. Semuanya ingin dia bertahan dan kini dia, seperti juga kita semua, harus menghadapi kenyataan. Saya berharap yang terbaik untuk dirinya dan keluarga,” ucap Laporta dikutip dari AS.

Lihat Juga  Swiss Bukan Ujian Enteng Bagi Brasil

Laporta pun tanpa ragu menyalahkan era Josep Bartomeu sebagai penyebab kegagalan mempertahankan Messi. Laporta menyebut Barcelona sudah berusaha sekuat tenaga menyelesaikan masalah sebelum menyadari keputusan pahit harus diambil karena tak lagi bisa ditunda.

“Alasan kami tidak bisa mencapai kesepakatan sangat jelas, itu karena kondisi ekonomi klub ini. Manajemen yang buruk dari direksi sebelumnya membuat Barcelona melampaui batas dan kami tak punya waktu untuk memutarbalikkan situasi ini,” tutur Laporta.

Lihat Juga  Pemain Liga Premier Lanjutkan Aksi Berlutut Jelang laga Musim Ini

Laporta menyebut situasi yang membelit persoalan batas gaji Messi adalah hal yang benar-benar sulit dipecahkan. La Liga tidak bisa begitu saja memberikan toleransi pada Messi. “Saya tidak bisa memberikan angka pasti namun saya tahu pasti bahwa kami juga sudah melebihi batas gaji, bahkan tanpa kontrak Messi,” ujarnya.

“La Liga meminta kami mematuhi peraturan. Saya yakin bahwa La Liga juga ingin Messi bertahan. Namun, ada banyak klub yang mematuhi peraturan dan mereka tidak bisa membuat pengecualian. Sesimpel itu,” kata Laporta. (dnn)

 

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Back to top button

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker