NASIONAL

SEA Games Ditunda, Anggaran Pelatnas Dihentikan

JAKARTA – Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) menyebut akan menghentikan anggaran pelatnas seiring dengan penundaan gelaran SEA Games 2021 Vietnam akibat pandemi Covid-19.

Keputusan penundaan SEA Games 2021 diambil usai pertemuan antara perwakilan National Olympic Committee negara-negara peserta se Asia Tenggara (SEAGAF) pada Kamis (8/7) sore. Dari semula rencananya berlangsung pada 21 November hingga 2 Desember 2021, SEA Games resmi ditunda hingga tahun 2022.

Pemerintah Indonesia disebut menerima konsekuensi atas penundaan tersebut. Meskipun sampai saat ini masih menunggu pemberitahuan resmi terkait penundaan tersebut. “Kami masih menunggu pemberitahuan resmi tentang penundaan. Setelah itu baru kita akan tentukan sikap. Karena harus ada pemberitahuan tertulis yang kami terima karena ini berkaitan dengan anggaran,” ujar Menpora Zainudin Amali seperti dilansir CNNIndonesia.com, Jumat (9/7).

Lihat Juga  Tiga Menteri Bakal Tampil dalam Seminar Olahraga Siwo PWI

Terkait anggaran, Sesmenpora Gatot S Dewa Broto lebih lanjut menjelaskan penundaan SEA Games ini praktis membuat Kemenpora harus menghentikan anggaran yang sebelumnya digelontorkan untuk pelatnas para atlet.

“Kalau pelatnas SEA Games praktis kami akan menghentikan anggarannya karena khawatir kena temuan BPK [Badan Pemeriksa Keuangan]. Karena anggaran ini pakai APBN jadi harus dihentikan. Jika mau terus [pelatnas jalan] tidak pakai APBN, tapi mungkin sumber lain,” jelas Gatot terpisah.

Lihat Juga  Sekuriti PT Freeport Terlibat Kegiatan Kelompok Kriminal Bersenjata di Mimika

Di sisi lain, Kemenpora rencananya akan mengundang masing-masing federasi cabang olahraga untuk pembahasan rencana penghentian anggaran SEA Games yang penyelenggaraannya telah ditunda.

“Kami akan berkonsultasi dengan BPK apakah bisa tetap digunakan anggarannya atau tidak. Kami juga akan menjelaskan aturannya ke cabor kenapa pelatnas harus dihentikan. Kalau tidak, BPK akan melihat, sudah jelas dibatalkan kok Kemenpora masih tetap kukuh? Kan tidak lucu,” terang Gatot. (nmn)

 

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Close