INTERNATIONALWISATA

Seorang Wanita Bangsawan Dikubur dengan Perhiasan Emasnya

Wanita bangsawan tersebut adalah Neko atau Νεικώ jika ditulis dalam alfabet Yunani

MataPublik.co, ATHENA – Para arkeolog Yunani menemukan sebuah makam seorang wanita bangsawan yang dikubur dengan perhiasan emasnya di monumen pemakaman Romawi Kuno terletak di Pulau Sikinos. Menurut inskripsi yang diukir di makam, nama wanita bangsawan tersebut adalah Neko – atau Νεικώ jika ditulis dalam alfabet Yunani.

Makam berbentuk kotak itu ditemukan dalam kondisi utuh dalam kubah monumen Episkopi, sebuah monumen pemakaman era Romawi yang langka, yang kemudian diubah menjadi gereja dan sebuah biara.

Perhiasaan emas antara lain cincin, gelang dan sebuah kalung panjang, gesper kameo untuk ikat pinggang wanita, vas-vas yang terbuat dari gelas dan metal dan sobekan kain dari baju wanita ditemukan di dalam makam.

Lihat Juga  Ratusan Anak Etnis Minoritas Muslim Xinjiang Hilang di Tiongkok

Menurut para arkeolog, mausoleum yang terawat dengan baik di sebuah pulau kecil, di gugusan pulau Cylandic sebelah tenggara Athena, tampaknya dibangun untuk menjaga pemakaman. “Ini sangat tidak terduga, kami sangat beruntung,” Direktur Studi Antik jaman Ephorate di Cyclades, Dimitris Athanassoulis menceritakan kepada Reuters, Senin (23/7). “Ini mausoleum Neko.”

“Ini sangat langka. Sebuah monumen, dari Aegean, monumen ini termasuk salah satu yang paling berkesan dan memiliki identitas. Kami mengetahui untuk siapa ini dibangun, punya jasadnya, namanya.”

Lihat Juga  Korban Tewas Bom Sri Lanka Jadi 156 Orang

Walaupun banyak perampokan yang menyerang kuburan di zaman kuno dan perubahan fungsi penggunaan gedung selama berabad-abad, makam Neko ditemukan dalam kondisi utuh karena tersembunyi di sebuah titik kosong antara dua dinding di lantai dasar gedung, kata Athanassoulis.

Para ahli menganggap Neko mempunyai koneksi dengan pulau itu, tetapi,tidak diketahui apakah dia berasal dari Pulau Sikinos. “Kita sekarang mencoba untuk mencari informasi lebih banyak tentang Neko,” kata Athanassoulis. “Kita baru saja mulai.”ujarnya.

(sab/nat)

 

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Back to top button