PALEMBANG

Sisir Warga Miskin yang Belum Terima Bantuan Pemerintah

PALEMBANG – Wakil Wali Kota Palembang Fitrianti Agustinda mengatakan pihaknya terus berupaya memberikan perhatian dan bantuan kepada warga miskin di kota ini. Salah satunya melakukan penyisiran dan mendatangi langsung warga miskin tersebut. Rabu (6/5/2020), Fitrianti beserta jajaran menyambangi rumah Ponia, 57 tahun.

Alamatnya di Jalan Supersemar, Lrg Mulia, No 1286 RT 38 RW 004, Kelurahan Pipa Reja, Kecamatan Kemuning. “Hari ini kami mengunjungi Ibu Ponia. Setelah mendapat laporang lurah setempat terkait warga miskin yang tidak menerima bantuan sudah 11 bulan ini. Kami segera menelusuri, apa penyebab terputusnya bantuan tersebut,” ujar Fitrianti.

Selama ini, lanjutnya,  Ibu Ponia mendapatkan Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT). Namun 11 bulan ini dia tidak menerima lagi. “Untuk itulah,  kita meminta RT/RW maupun lurah setempat untuk mengecek kembali data ke Dinas Sosial, apa penyebab ibu Ponia tak menerima bantuan lagi,” tegas Fitrianti.

Lihat Juga  Wawako Kunjungi Karanganyar, Rumah Ahmad Fauzi Layak Bedah Rumah

Dari data Dinas Sosial lanjut Fitrianti, secara umum, dari sebanyak 115 ribu jumlah warga miskin di Kota Palembang, terdata 49.669 warga yang belum menerima bantuan pemerintah, baik itu Program Keluarga Harapan (PKH), BPNT maupun bantuan lainnya.  “Total 49.669 ini yang akan kita berikan bantuan sembako, tapi setelah didata kembali ada sebanyak 53.000 lagi, kita akan carikan solusinya memberikan bantuan tersebut,” katanya.

Lihat Juga  Bangun MCK 500 Rumah di Pinggiran Sungai Musi

Fitrianti mengimbau, ketua RT/RW maupun lurah dan camat, agar langsung responsif jika ada warga setempat yang membutuhkan bantuan. Fitrianti juga meminta ketua RT/RW jujur terhadap warganya,  karena mereka adalah perpanjangan tangan pemerintah. “Jangan sampai kejadian di Kertapati, ada RT yang tidak jujur, kita akan berikan sanksi tegas jika ditemukan hal serupa.”

Sementara itu, Ponia mengaku sudah 11 bulan belum menerima bantuan, padahal sebelumnya dia menerima bantuan BPNT. “Sudah tidak menerima bantuan lagi, makanya kami lapor ke lurah. Alhamdulillah lurah langsung merespon keluhan kami. Juga Ibu Wawako Palembang langsung datang ke sini,” ujar Ponia. (hun)

 

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Close