SUMSEL

Siswa Belajar di Rumah, Orang Tua Resah Ditagih Uang Komite Sekolah

PALEMBANG – Disaat pandemi Covid-19, para siswa belajar di rumah para orang tua murid justru dikejutkan dengan besarnya tagihan biaya Uang Komite dan Uang Pembangunan. Bahkan para orang tua siswa khususnya di SMA Negeri 3 Palembang harus membayar sebelum tanggal 31 Juli 2020 ini.

Jelas saja, biaya tersebut menjadi keluhan dan keberatan para orang tua murid, karena pihak sekolah sendiri selama siswa belajar di rumah praktis tidak mengeluarkan biaya seperti sebelumnya. ‘’Kami mempertanyakan biaya yang harus kami keluarkan karena siswa sendiri tidak sekolah melainkan belajar di rumah. Kenapa masih dikenakan biaya, jelas ini sangat memberatkan,’’ ujar salah seorang wali murid.

Lihat Juga  Perwosi Muba Raih Juara 2 Senam Kreasi Tingkat Provinsi Sumsel 

 

Sementara, pengamat pendidikan, Ade Indra Chaniago MSi, mengaku kaget adanya biaya komite sekolah.  ‘’Saya kaget ketika pagi ini membuka handphone yang isinya Curhat orang tua siswa terkait dengan Uang Komite dan Uang Pembangun yang di deadline tanggal 31 bulan ini,’’ ujar Ade Indra Chaniago.

Diantara sekolah yang melakukan itu adalah SMA Negeri 3 Palembang. Sedih campur Prihatin dibuatnya, bagaimana tidak. Ditengah resesi ekonomi pertumbuhan ekonomi negative, jika meminjam istilah Wong Palembang, Sekolah Besejar. Tak Peduli Sekolah masih Daring (Dalam Jaringan) tanpa Sense of Crisis justru melakukan Pungutan.

Lihat Juga  Hari ini, Uang Bantu UMAK Sudah di Rekening Keluarga Penerima Manfaat

Padahal selama 3 bulan kedepan sekolah tidak mengeluarkan biaya listrik sebagai mana biasanya. Justru para orang tua lah yang harus mengeluarkan biaya ekstra untuk paket internet. ‘’Karenanya saya mengingatkan kepada kita semua untuk lebih peduli terhadap masalah seputar kita, sebagai mana filosofi bahwa sekolah adalah tempat mendidik bukan tempat mencari duit,’’ tegas Ade lagi. (tem)

 

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Back to top button

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker