Uncategorized

Tabligh Akbar Cara Terbaik Memperingati HUT Kemerdekaan RI

Tabligh Akbar dalam rangka Kemerdekaan RI Ke 73 Bersama Ustadz Abdul Somad, Lc MA

MataPublik.co, PALEMBANG – Ribuan masyarakat Palembang menyaksikan acara Tabligh Akbar Maspuroh dalam rangka Tasyakkur Milad FPI ke-20 dan  Kemerdekaan Republik Indonesia ke-73 yang berlangsung di Benteng Kuto Besak (BKB), Rabu (01/08/2018). Acara tersebut sangat spesial dan istimewa dengan mendatangkan penceramah Ustadz Abdul Somad, Lc.,MA sebagai penceramah.

Selain dihadiri oleh alim ulama, habaib, dan ustadz yang ada di Kota Palembang, tampak hadir Kapolda Sumsel Irjen Pol Zulkarnain Adinegara. Dalam kesempatan itu, Irjel Pol Zulkarnain Adinegara mengungkapkan dalam rangka menyambut dan memperingati hari kemerdekaan indonesia yang ke-73 menjadi semangat persatuan dan kesatuan bangsa.

“Para Kyai para sesepuh bangsa kita para pendiri bangsa ini menyatakan mencintai negara itu adalah bagian dari pada iman. Saya berharap pertemuan kita ini akan memperkokoh persatuan dan kesatuan untuk menjaga kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia”. Ujarnya.

Lihat Juga  Minim IKM Kantongi Label Standar Nasional Indonesia (SNI)

Sementara itu Ustad Abdul Somad dalam tausiyahnya menyampaikan tabligh akbar merupakan salah satu cara terbaik dalam memperingati kemerdekaan RI.

“Kalau selama ini orang tidak tahu cara memperingati HUT kemerdekaan Republik Indonesia, tapi malam ini formatnya sudah di rekam dan di tonton sampai ke Bandar Sri Begawan Brunei Darussalam. Seluruh indoensia yang menonton acara  ini bukan sekedar pengajian, bukan sekedar silaturohim ini format cara memperingati hari ulang tahun kemerdekaan Republik Indonesia sebagai bentuk bersyukur kepada Allah subhanahu wata’ala,”urainya.

Selain itu Ustadz yang berasal dari Riau tersebut juga berpesan agar kita selalu optimis dan tidak berputus asa. Meskipun hidup dalam kesusahan, penuh penderitaan, dan kesengsaraan tetaplah berusaha jangan pernah berhenti untuk berharap.

Lihat Juga  Jamaah Calon Haji Diimbau Mandi dan Kenakan Pakaian Ihram Sejak di Embarkasi

“Orang bisa hidup tiga bulan kalau tak ada beras, orang bisa hidup tiga hari kalau tak ada air, tapi orang hanya hidup 3 detik kalau sudah tidak ada harapan dan berputus asa,”tegasnya.

Rama (18 th) salah satu warga, mengungkapkan alasannya menghadiri tabligh akbar. ”Saya datang di acara ini sesudah magrib. Karena saya sangat menunggu-nunggu momen ini dan memang ustadz Abdul Somad ini sangat populer di kalangan anak muda. Apalagi sekarang inikan beliau sedang digadang-gadang untuk maju sebagai calon wakil presiden. Kalau itu menjadi kenyataan tentunya akan kita dukung ” Ujarnya dengan penuh semangat. (din)

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Close