KESEHATAN

Tracing Kasus Covid-19, Datangkan 20 Ribu Rapid Antigen

PALEMBANG – Ditengah angka kasus Covid-19, masih fluktuatif. Dinas Kesehatan Kota Palembang telah menerima 20 ribu alat pengujian Rapid Diagnostic Test (RDT) Antigen untuk tracing ke orang yang memiliki kontak erat dengan terkonfirmasi Covid-19.

Plt Kadinkes Kota Palembang, dr Fauziah mengatakan, rapid antigen telah diterima dari Kemenkes akan digunakan untuk melacak kasus kontak erat ataupun masyarakat yang datang dengan gejala Covid-19. “Jumlah ini mudah-mudahan mencakup kebutuhan Kota Palembang serta melacak kasus suspek atau kontak erat. Nanti akan disebar ke Puskesmas di kota Palembang. Sehingga kita lebih cepat mengetahui warga atau pasien yang bergejala Covid-19,” katanya.

Lihat Juga  HUT Bhayangkara ke-75, Polri Ikut Sukseskan Vaksinasi Covid-19

Fauziah mengatakan, saat ini sesuai kebijakan Kemenkes bahwa RDT Antigen bisa digunakan untuk menegakkan diagnostic. Saat hasil PCR baru keluar lebih dari 48 jam maka penegakkan diagnosticnya bisa menggunakan RDT Antigen.

Saat tes Antigen hasilnya negatif dilakukan exit test dalam lima hari melalui RDT antigen kembali. “Mayoritas mereka yang bergejala perlu dilakukan pengecekan laboratorium,” katanya.

Lihat Juga  Pemerintah Harus Prioritaskan Penggunaan Vaksin Halal

Untuk pengujian RDT Antigen sendiri tak dipungut bayaran apabila memiliki kontak erat dan bergejala batuk, pilek, sulit menelan serta gejala mengarah Covid-19. “Tidak bayar untuk yang kontak erat,” katanya.

Sementara, hampir sepekan pelaksanaan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level 4 di Kota Palembang. Perkembangan kasus covid-19 disebut Dinas Kesehatan masih fluktuatif.  “Kasus Covid-19 cenderung fluktuatif. Namun belum bisa disimpulkan hasil akhir karena masih ada waktu pelaksanaan PPKM hingga 2 Agustus 2021,” ujarnya. (dnn)

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Back to top button

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker